Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laris Manis di Jepang, BYD Racco Versi Setir Kanan Siap Meluncur

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2026 |15:55 WIB
Laris Manis di Jepang, BYD Racco Versi Setir Kanan Siap Meluncur
Laris Manis di Jepang, BYD Racco Versi Setir Kanan Siap Meluncur (Dok Car News China)
A
A
A

JAKARTA - BYD Racco versi setir kanan siap meluncur. Model ini bakal meluncur di Sri Lanka dan Makau. Bahkan, pemesanan Racco sudah dibuka di Makau dan meluncur di Sri Lanka pada 9 Oktober 2026. 

1. BYD Racco Setir Kanan

Racco adalah model pertama BYD yang dikembangkan khusus untuk pasar Jepang. Model itu dirancang untuk memenuhi standar mobil kei car di negara tersebut. 

BYD Racco memiliki jarak tempuh lebih dari 300 km (berdasarkan siklus WLTC). Kei car ini telah menerima lebih dari 1.000 pesanan dalam waktu dua minggu setelah peluncurannya.

Perwakilan BYD menyatakan, perusahaan otomotif tersebut sedang aktif mengevaluasi permintaan untuk Racco di luar Jepang dan akan memprioritaskan ekspansi ke pasar setir kanan, menurut laporan IT Home.

Mobil Listrik Mungil BYD Racco 

BYD juga telah merilis angka penjualan terbaru untuk mobil mikro ini. BYD menyebutkan Racco telah mencatatkan lebih dari 2.000 pesanan sejak diluncurkan dua bulan lalu di Jepang.

2. Pasar Potensial

BYD Racco bakal dipasarkan di sejumlah pasar potensial di mana mobil dimensi kompak bisa diterima dengan baik. Salah satu pasar potensial adalah Hong Kong, tempat produsen mobil Jepang, Suzuki, telah berhasil memasarkan kei car, seperti Hustler, Jimny, dan Carry.

Pasar potensial lainnya adalah Inggris, tempat Honda telah meluncurkan Super-N, sebuah versi yang sedikit lebih besar dan lebih bertenaga dari kei car listrik N-One asal Jepang. 

 

Sementara itu, sebelumnya BYD Motor Indonesia sempat mengunggah Racco lewat postingan di media sosial. Hal ini untuk melihat respons konsumen di Indonesia. 

"Model ini menjadi favorit di negara tersebut (Jepang-red) dan secara mengejutkan responsnya sangat positif," ujar Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengutip pemberitaan Okezone, Kamis (8/10/2026). 

"Namun, kami masih ingin melihat sisi mana yang nantinya dapat menjadi strong point, khususnya dari sisi komunikasi produk, harga, dan promosi. Semua itu harus kami kalkulasikan," ujar Luther. 

Ia menjelaskan, pihaknya masih mengkaji dari sisi engineering hingga riset pasar. Hal ini untuk menjadi pertimbangan sebelum memutuskan BYD Racco dipasarkan di Indonesia. 

"Yang jelas memang di negara awal dia diperkenalkan itu tanggapan respon masyarakat cukup baik ya. Nah itu satu hal positif yang membuat kita makin confidence. Mudah-mudahan ya sesegera mungkin," tutur Luther. 

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement