JAKARTA - Penjualan BYD di Indonesia telah mencapai 110 ribu unit hingga September 2026. Hal ini juga seiring dengan meningkatnya pangsa pasar mobil listrik di Tanah Air.
Diketahui, BYD pertama kali masuk ke Indonesia pada Januari 2024. Selang sebulan kemudian, brand asal China itu mulai membuka pemesanan untuk 3 model pertama mereka, yaitu Atto 3, Dolphin, serta Seal.
Sementara itu, pangsa pasar mobil listrik di Indonesia terus meningkat. Dari pangsa pasar 2 persen pada 2023, kini meningkat hingga menjadi 26 persen pada September 2026, berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Vice President BYD Co., Ltd sekaligus General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, menyatakan Indonesia merupakan pasar strategis bagi pihaknya.
"Indonesia merupakan salah satu pasar paling dinamis dan strategis bagi BYD di kawasan Asia-Pasifik, di mana kepercayaan lebih dari 110.000 keluarga Indonesia," katanya dikutip Sabtu (17/10/2026).
Sementara itu, menurut Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, pihaknya turut mendorong pertumbuhan kendaraan energi terbarukan di Indonesia.
"BYD bangga dapat menjadi bagian dari transformasi ini, dengan BYD dan Danza berkontribusi sekitar 37% terhadap pasar kendaraan energi baru nasional," katanya.
Sepanjang Januari-September 2026, penjualan wholesales (pabrik ke diler) BYD sebanyak 43.727 unit. Ini membuat brand China itu menempati urutan kelima brand terlaris secara keseluruhan.