"Makanya seperti Ioniq 3, itu kita bawa sebagai special exhibition car. Sehingga pada saat itu kita bisa mempelajari, apakah orang Indonesia masih senang dengan konsep hatchback?” ucapnya.
Langkah ini juga dipicu oleh antusiasme warganet Indonesia yang sempat meramaikan jagat maya saat peluncuran global Ioniq 3 di Eropa. Melalui pameran ini, pengunjung diharapkan bisa melihat langsung detail fitur, teknologi, keunggulan, hingga perkiraan harga yang ditawarkan. Data ini nantinya menjadi acuan penting bagi Hyundai sebelum resmi meluncurkan Ioniq 3 di Indonesia.
"Pada saat launching di Eropa, mobil ini sangat viral, sehingga masyarakat Indonesia membicarakannya. Hyundai tentunya ingin memuaskan keinginan konsumen di sini, makanya kita bawa sebagai exhibition. Nah, nanti di situ kita akan survei dan bertanya ke pengunjung GIIAS, apakah memang Ioniq 3 ini layak (dipasarkan)?" tutur Frans.
(Erha Aprili Ramadhoni)