Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hyundai Jual 976.219 Unit pada Kuartal I 2026, Pendapatan Naik Tipis

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Jum'at, 08 Mei 2026 |20:17 WIB
Hyundai Jual 976.219 Unit pada Kuartal I 2026, Pendapatan Naik Tipis
Hyundai Jual 976.219 Unit pada Kuartal I 2026, Pendapatan Naik Tipis (Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Hyundai Motor Company mengumumkan naiknya penjualan perusahaan pada kuartal I 2026. Hal ini ditopang dengan momentum penjualan kendaraan hybrid. 

1. Penjualan Hyundai

Pendapatan produsen otomotif asal Korea Selatan (Korsel) itu naik 3,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Hyundai Motor Company mencatat rekor pendapatan Korea Won KRW 45,94 triliun (sekitar Rp544 triliun) pada kuartal I 2026. 

Di sisi lain, Hyundai Motor mencatat laba operasional sebesar KRW 2,51 triliun pada kuartal pertama. "Jumlah tersebut turun 30,8% dibanding periode yang sama tahun lalu, terutama akibat dampak tarif Amerika Serikat selama periode tersebut," demikian keterangan perusahaan, Jumat (8/5/2026). 

Laba bersih, termasuk porsi pemegang saham minoritas, turun 23,6% menjadi KRW 2,58 triliun, dengan margin laba operasional sebesar 5,5%. 

Sementara itu, Hyundai Motor mencatat penjualan wholesale global pada periode Januari hingga Maret sebesar 976.219 unit. Jumlah itu turun 2,5% dibanding periode yang sama tahun lalu akibat perlambatan permintaan global di tengah ketidakpastian geopolitik. 
Namun, pangsa pasar global Hyundai Motor meningkat dari 4,6% menjadi 4,9%. Sementara pangsa pasar di Amerika Serikat naik dari 5,6% menjadi 6%.

Di luar Korea, penjualan Hyundai Motor turun 2,1% menjadi 817.153 unit akibat kondisi pasar global yang masih penuh tantangan. Di sisi lain, pasar Amerika Serikat tetap mencatat pertumbuhan positif dengan penjualan naik 0,3% menjadi 243.572 unit, yang turut menopang performa perusahaan di tengah melemahnya pasar luar negeri lainnya. 

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement