Moeldoko juga mengungkapkan pemerintah saat ini sedang meninjau ulang tentang proses dan mekanisme pembelian motor listrik dengan subsidi. Menurutnya, ini menjadi hal paling penting agar masyarakat tertarik dan mudah dalam mendapatkan subsidi Rp7 juta.
“Kita berharap apa yang menjadi kebijakan pemerintah ini, pemberian subsidi atau insentif kepada para pembeli motor listrik itu agar prakteknya bisa berjalan sesuai harapan. Tapi sekarang ini masih berjalan lambat,” tuturnya.
Salah satu keraguan masyarakat Indonesia dalam beralih ke kendaraan listrik saat ini adalah ketersediaan infrastruktur dan jarak tempuh motor listrik. Lama pengisian baterai juga menjadi faktor masyarakat enggan untuk beralih.
(Alan Pamungkas)