Tips Jaga Mobil Tetap Prima saat Sering Terjebak Macet hingga Lintasi Jalan Berlubang 

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Selasa 06 Oktober 2026 17:46 WIB
Tips Jaga Mobil Tetap Prima saat Sering Terjebak Macet hingga Lintasi Jalan Berlubang  (Ilustrasi/Freepik)
Share :

JAKARTA - Jakarta dan kota-kota besar lainnya punya tantangan jalan yang semakin beragam. Pengendara tidak hanya menghadapi kemacetan, tetapi juga perbaikan jalan, penyempitan lajur, hingga permukaan jalan yang tidak selalu mulus. 

Bagi mobil, kondisi tersebut bukan sekadar membuat perjalanan lebih lama. Pola berkendara yang penuh stop and go, pengereman berulang, hingga melewati jalan yang tidak rata membuat sejumlah komponen bekerja lebih keras dari biasanya.
Karena itu, mobil yang setiap hari masih terasa nyaman digunakan belum tentu seluruh komponennya berada dalam kondisi optimal.

Macet Bikin Mobil Bekerja Lebih Berat

Saat terjebak macet, mesin dan sistem pendinginan harus tetap bekerja meski mobil bergerak sangat pelan atau bahkan berhenti dalam waktu lama. Di saat yang sama, pengemudi lebih sering menginjak rem dan kembali berakselerasi ketika lalu lintas mulai bergerak.

Kondisi seperti ini dapat memberikan beban tambahan pada beberapa komponen, terutama sistem pengereman dan pendinginan. Aki juga perlu diperhatikan karena berbagai perangkat kelistrikan tetap digunakan ketika mobil berada dalam kondisi idle.

Masalahnya, penurunan kondisi komponen tidak selalu langsung terasa. Mobil masih bisa digunakan seperti biasa, tetapi performanya perlahan berubah dan baru terasa ketika kondisinya sudah lebih berat.

Jalan Rusak Bikin Kaki-Kaki Loyo

Setelah keluar dari kemacetan, tantangan berikutnya bisa datang dari kondisi permukaan jalan. Jalan berlubang, bergelombang, atau tidak rata membuat ban dan komponen kaki-kaki menerima benturan berulang.

Jika sering terjadi, kondisi tersebut dapat mempengaruhi kenyamanan dan kestabilan mobil. Gejalanya bisa berupa munculnya bunyi dari bagian bawah mobil, setir terasa berbeda, mobil kurang stabil, atau keausan ban yang tidak merata.

Karena itu, pemeriksaan tidak sebaiknya baru dilakukan ketika muncul kerusakan yang sudah terasa jelas. Pengecekan berkala membantu pemilik mengetahui kondisi komponen sebelum masalah berkembang dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Jaga Kondisi Mobil

Menjaga kondisi mobil bukan hanya penting untuk menghadapi rutinitas di dalam kota. Mobil yang digunakan sehari-hari juga idealnya selalu berada dalam kondisi siap ketika sewaktu-waktu harus dipakai untuk perjalanan lebih jauh atau keluar kota.

Pasalnya, kebutuhan perjalanan bisa muncul tanpa banyak persiapan. Ketika mobil harus langsung menempuh ratusan kilometer, kondisi ban, rem, aki, kaki-kaki, sistem pendinginan, hingga oli dan cairan tentu perlu lebih diperhatikan.

 

Dengan perawatan yang dilakukan secara berkala, pemilik tidak perlu menjadikan perjalanan jauh sebagai satu-satunya alasan untuk memeriksa mobil. Kondisi kendaraan sudah dipantau sejak digunakan untuk aktivitas harian, sehingga ketika tiba-tiba dibutuhkan untuk keluar kota, mobil berada dalam kondisi yang lebih siap.

CEO Garasi id, Ardy Alam, mengatakan kondisi mobil perlu dilihat berdasarkan bagaimana kendaraan tersebut digunakan sehari-hari.

“Mobil yang masih bisa digunakan belum tentu berarti seluruh komponennya berada dalam kondisi optimal. Apalagi dengan kondisi jalan yang membuat kendaraan harus menghadapi macet, pengereman berulang, dan permukaan jalan yang tidak selalu ideal,” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan berkala dapat membantu pemilik mengetahui kondisi mobil secara lebih menyeluruh, bukan hanya berdasarkan gejala yang terasa saat berkendara. Untuk itu, pemilik mobil dapat melakukan pemeriksaan terhadap komponen yang paling sering terdampak penggunaan harian, mulai dari ban, rem, aki, sistem pendinginan, hingga kaki-kaki.

Dengan mengetahui kondisi mobil lebih awal, perawatan juga bisa dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar menunggu sampai muncul masalah. Pihaknya menyiapkan layanan general check up menyediakan pemeriksaan hingga 80 titik untuk membantu pemilik mengetahui kondisi kendaraan secara lebih menyeluruh. Pemeriksaan mencakup sejumlah komponen penting seperti mesin, sistem pendinginan, rem, aki, ban, kaki-kaki, kelistrikan, oli dan cairan, serta komponen pendukung lainnya.

Dengan begitu, menjaga mobil tetap prima bukan hanya soal memperbaikinya ketika rusak, tetapi juga memastikan kendaraan selalu siap digunakan kapanpun dibutuhkan.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Ototekno lainnya