Dengan perawatan yang dilakukan secara berkala, pemilik tidak perlu menjadikan perjalanan jauh sebagai satu-satunya alasan untuk memeriksa mobil. Kondisi kendaraan sudah dipantau sejak digunakan untuk aktivitas harian, sehingga ketika tiba-tiba dibutuhkan untuk keluar kota, mobil berada dalam kondisi yang lebih siap.
CEO Garasi id, Ardy Alam, mengatakan kondisi mobil perlu dilihat berdasarkan bagaimana kendaraan tersebut digunakan sehari-hari.
“Mobil yang masih bisa digunakan belum tentu berarti seluruh komponennya berada dalam kondisi optimal. Apalagi dengan kondisi jalan yang membuat kendaraan harus menghadapi macet, pengereman berulang, dan permukaan jalan yang tidak selalu ideal,” ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan berkala dapat membantu pemilik mengetahui kondisi mobil secara lebih menyeluruh, bukan hanya berdasarkan gejala yang terasa saat berkendara. Untuk itu, pemilik mobil dapat melakukan pemeriksaan terhadap komponen yang paling sering terdampak penggunaan harian, mulai dari ban, rem, aki, sistem pendinginan, hingga kaki-kaki.
Dengan mengetahui kondisi mobil lebih awal, perawatan juga bisa dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar menunggu sampai muncul masalah. Pihaknya menyiapkan layanan general check up menyediakan pemeriksaan hingga 80 titik untuk membantu pemilik mengetahui kondisi kendaraan secara lebih menyeluruh. Pemeriksaan mencakup sejumlah komponen penting seperti mesin, sistem pendinginan, rem, aki, ban, kaki-kaki, kelistrikan, oli dan cairan, serta komponen pendukung lainnya.
Dengan begitu, menjaga mobil tetap prima bukan hanya soal memperbaikinya ketika rusak, tetapi juga memastikan kendaraan selalu siap digunakan kapanpun dibutuhkan.
(Erha Aprili Ramadhoni)