Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Cuma karena Gaya Mengemudi, Ini 5 Penyebab Mobil Boros BBM

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2026 |12:02 WIB
Bukan Cuma karena Gaya Mengemudi, Ini 5 Penyebab Mobil Boros BBM
Bukan Cuma karena Gaya Mengemudi, Ini 5 Penyebab Mobil Boros BBM (Ilustrasi/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Harga bahan bakar yang terus menjadi perhatian membuat banyak pemilik mobil mulai mencari cara agar konsumsi BBM menjadi lebih hemat. Tidak sedikit yang mengubah gaya mengemudi atau mengurangi penggunaan AC. Padahal, penyebab mobil boros BBM tidak selalu berasal dari kebiasaan pengemudi. 

Dalam banyak kasus, konsumsi bahan bakar yang meningkat justru menjadi pertanda terdapat komponen kendaraan yang mulai menurun performanya. Namun, kondisi ini sering tidak disadari karena mobil masih terasa normal saat digunakan sehari-hari. 

Kalau dibiarkan, tak hanya membuat pengeluaran untuk membeli BBM semakin besar, tetapi juga berpotensi memicu kerusakan pada komponen lain yang biaya perbaikannya jauh lebih mahal. 

Berikut 5 penyebab mobil menjadi lebih boros bahan bakar :

1. Oli Mesin Lama Tak Diganti

Oli mesin yang sudah terlalu lama digunakan akan kehilangan kemampuannya dalam melumasi komponen mesin. Akibatnya, gesekan di dalam mesin menjadi lebih besar sehingga mesin bekerja lebih berat dan membutuhkan lebih banyak bahan bakar. Ganti oli mobil secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan menjadi salah satu langkah paling sederhana untuk menjaga konsumsi BBM tetap efisien. 

2. Filter Udara Kotor 

Filter udara berfungsi menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran. Jika kondisinya kotor, pasokan udara menjadi tidak optimal sehingga proses pembakaran tidak berlangsung sempurna. 

Akibatnya, mesin membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang sama. 

3. Tekanan Ban Kurang 

Tekanan angin ban yang berada di bawah standar membuat hambatan gulir menjadi lebih besar. Mesin pun harus bekerja lebih keras saat kendaraan melaju, sehingga konsumsi BBM ikut meningkat. 

Karena itu, tekanan ban sebaiknya diperiksa secara berkala, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh. 

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement