Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian, Setia Diarta mengatakan, pertumbuhan IMX membawa dampak langsung bagi UMKM dan komponen aftermarket.
"Dari tahun ke tahun, semakin banyak pelaku usaha kecil yang terlibat, baik sebagai peserta pameran, penyedia jasa, maupun mitra kreatif. Semua ini menunjukkan IMX adalah ekosistem lengkap: dari hobi, kreativitas, hingga industri. Inilah wajah industri kreatif otomotif yang inklusif," katanya.
Di sisi lain, Project Director IMX, Andre Mulyadi, menilai pameran yang digelar pada 9-11 Oktober ini menjadi ajang pembuktian para modifikator Indonesia.
“IMX 2026 bukan sekadar pameran otomotif, tetapi panggung pembuktian bahwa karya modifikator Indonesia telah berdiri sejajar sekelas builder dunia," tuturnya.
Andre Mulyadi menjelaskan, pada penyelenggaraan kesembilan IMX ini, pihaknya menghadirkan para legenda, builder terbaik, brand global, mobil-mobil ikonik, serta kolaborasi internasional dalam satu momentum.
"Kalau ingin melihat sejauh apa Indonesia telah melangkah dan ke mana arah budaya dan tren otomotif generasi berikutnya, datanglah ke IMX 2026. Tahun ini bukan hanya untuk dilihat, tapi ini tahun untuk anda semua menjadi bagian dari sejarahnya," ucapnya.