BYD menyatakan bahwa lebih dari 1,83 juta pengguna telah mendaftar di jaringan Flash Charging miliknya. Hampir sepertiga di antaranya menggunakan kendaraan dari merek lain.
Namun, kendaraan non-BYD mungkin tidak dapat memperoleh daya yang sama besarnya dengan model BYD yang kompatibel. Sebelumnya, dilaporkan Lynk & Co 10 mencapai daya puncak 430 kW di stasiun Flash Charging BYD, dibandingkan dengan sekitar 1.100 kW pada pengisi daya (charger) berkapasitas 1.500 kW milik merek Zeekr. Perbedaan tersebut menunjukkan output stasiun dan daya pengisian pada sisi kendaraan merupakan parameter yang terpisah.
BYD tidak mengungkapkan jumlah total sesi pengisian daya maupun rata-rata jumlah listrik yang disalurkan per sesi.
Pada Maret, BYD mengumumkan rencana membangun 20 ribu stasiun flash charging di China hingga akhir 2026, yang mencakup 18 ribu stasiun di wilayah perkotaan dan 2.000 stasiun di jalan raya.
Pencapaian pada tanggal 28 Agustus tersebut merepresentasikan 50% dari target tersebut. Untuk mencapai target pada 31 Desember, diperlukan penambahan 10.000 stasiun lagi dalam kurun waktu 125 hari yang tersisa, atau rata-rata sekitar 80 stasiun per hari.
Angka 55 stasiun per hari yang disebutkan oleh He Zhiqi mencerminkan rata-rata laju pembangunan sejak pengumuman tanggal 5 Maret dan bukan merupakan perkiraan untuk sisa tahun tersebut.
(Erha Aprili Ramadhoni)