Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BYD Yangwang U7 Diuji Ekstrem Tempuh Jarak 30 Ribu Km dan Flash Charging 350 Kali, Kapasitas Baterai Turun Segini

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Sabtu, 29 Agustus 2026 |15:42 WIB
BYD Yangwang U7 Diuji Ekstrem Tempuh Jarak 30 Ribu Km dan Flash Charging 350 Kali, Kapasitas Baterai Turun Segini
BYD Yangwang U7 Diuji Ekstrem Tempuh Jarak 30 Ribu Km dan Flash Charging 350 Kali, Kapasitas Baterai Turun Segini (Dok BYD)
A
A
A

Pengujian ini dilakukan di tengah semakin ketatnya regulasi terkait keandalan kendaraan di China. Pada tanggal 21 Januari 2026, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) menerbitkan Pengumuman No. 1 Tahun 2026, yang merevisi persyaratan tinjauan akses bagi produsen dan produk kendaraan bermotor. 

Peraturan baru yang akan mulai berlaku pada 1 Januari 2027 mewajibkan kendaraan konvensional (mobil penumpang, bus, dan truk) untuk menjalani uji verifikasi keandalan dengan jarak tempuh minimal 30.000 km.

Selain itu, pada Juli tahun ini, Komite Teknis Nasional untuk Standardisasi Otomotif meminta pendapat publik mengenai tiga usulan revisi standar nasional. Usulan-usulan tersebut secara signifikan meningkatkan jarak tempuh uji keandalan bagi kendaraan energi baru (NEV). Secara khusus, total jarak tempuh uji keandalan untuk kendaraan listrik murni harus mencapai setidaknya 30.000 km—menyamakan standarnya dengan kendaraan bermesin pembakaran internal konvensional. 

Kendaraan listrik plug ini hybrid electric vehicla (PHEV) juga diwajibkan menempuh jarak minimal 30.000 km, dengan setidaknya 10.000 km di antaranya dikhususkan untuk uji keandalan mode listrik murni. Demikian pula, kendaraan listrik sel bahan bakar diwajibkan menyelesaikan jarak tempuh minimal 30.000 km dalam mode penggerak hybrid.

Anggota Komite Ahli Asosiasi Dealer Mobil Tiongkok, Yan Jinghui,  dalam wawancaranya dengan NBD menyatakan, peningkatan persyaratan ini mencerminkan kemajuan pesat teknologi NEV di China. Ia berpendapat bahwa kenaikan standar keandalan untuk model listrik murni dan PHEV  membuktikan jarak tempuh dan daya tahan baterai bukan lagi menjadi hambatan utama bagi industri tersebut.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement