Fenomena kebocoran cairan pelumas mesin tersebut, biasanya disebabkan oleh kerusakan pada bagian packing atau seal pada mesin.
Penggunaan bahan karet pada komponen seal pelumas mesin, memiliki faktor deteriorasi atau penurunan kualitas. Akibatnya seal pelumas itu tidak lagi dapat menahan tekanan, yang dihasilkan aliran oli dalam mesin tersebut.
Merembesnya oli keluar dari bagian mesin, juga dapat disebabkan oleh insiden seperti benturan ataupun kecelakaan. Benturan keras bisa menyebabkan retakan atau kerusakan pada bagian seal sistem pelumas tersebut.
Penyebab oli rembes dari blok mesin mobil dikarenakan kebocoran akibat keretakan maupun kerusakan mesin tersebut bisa kembali terulang. aktor usia pemakaian sebagai penyebab kerusakan, membuat pemilik mobil wajib melakukan pemeriksaan secara rutin. Terutama saat mendapat bantuan teknisi, dalam proses servis rutin di bengkel.
Gejala rembesan oli secara mudah bisa dilihat dengan adanya tetesan pelumas, di lantai atau lokasi kendaraan terparkir. Pemilik mobil wajib segera melakukan pemeriksaan, jika menemukan adanya tetesan oli tersebut.
Biasanya, pada area kebocoran oli mesin tersebut terdapat debu maupun kotoran yang menempel sehingga diperlukan proses pembersihan dan perbaikan.
(Kurniawati Hasjanah)