Cara Mengetahui Apakah Akun WhatsApp (WA) Anda Diblokir Orang Lain

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 14 April 2026 15:30 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA - Pernahkah Anda mengirim pesan WhatsApp (WA) tapi tak dibalas-balas, bahkan status pengiriman mentok di centang satu abu-abu? Hal-hal itu kemungkinan menunjukkan bahwa Anda telah diblokir oleh kontak tersebut.

WhatsApp memang tidak memberi notifikasi saat akun Anda diblokir oleh kontak lain karena alasan privasi. Tetapi, ada ciri-ciri yang menunjukkan hal tersebut, yang bisa dengan mudah dicek.

Berikut beberapa ciri bahwa akun WA Anda telah diblokir orang, sebagaimana dilansir dari beberapa sumber:

Cek Status Pengiriman Pesan (Centang Satu)  

Cara paling sederhana: kirim pesan teks singkat ke kontak yang dicurigai telah memblokir Anda dan perhatikan tanda centang di bubble chat.

  • Centang satu abu-abu: pesan terkirim ke server WA.
  • Centang dua abu-abu: pesan diterima perangkat penerima.
  • Centang dua biru: pesan dibaca.

Jika pesan selalu stuck di centang satu abu-abu dalam waktu lama (bahkan berhari-hari), ini tanda kuat diblokir. Pesan tak sampai ke perangkat mereka. Namun, cek dulu koneksi internet atau jika ponsel mereka mati.

Periksa Foto Profil dan Update-nya  

Buka chat atau profil kontak. Jika foto profil hilang atau default (avatar WA abu-abu kosong), dan tak ada update foto baru meski dulu ada, kemungkinan diblokir. Tanda ini kuat jika teman mutual masih bisa melihat foto asli mereka. WhatsApp memblokir akses visual profil saat blokir aktif.

Cek Last Seen dan Status Online  

Buka info chat (tap nama kontak). Jika "Terakhir dilihat" atau status online hilang sama sekali (padahal dulu muncul), maka akun Anda dicurigai telah diblokir. Ini karena pengaturan privasi blokir otomatis menyembunyikan info tersebut.

Perlu diingat bahwa orang lain bisa menyembunyikan manual dari Pengaturan > Privasi > Terakhir dilihat.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya