Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Bahaya Social Spy WhatsApp dan Cara Menghapusnya

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2026 |19:45 WIB
Ini Bahaya Social Spy WhatsApp dan Cara Menghapusnya
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Keinginan untuk mengintip percakapan orang lain sering kali dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab, salah satunya melalui apa yang dinamakan Social Spy WhatsApp. Situs ini menjanjikan kemampuan untuk menyadap akun WhatsApp hanya dengan memasukkan nomor telepon target. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, terdapat ancaman keamanan siber serius yang dapat merugikan privasi dan data pribadi pengguna.

Pakar keamanan siber dan pihak WhatsApp secara tegas menyatakan bahwa layanan semacam ini adalah penipuan (scam) dan tidak memiliki kemampuan teknis untuk menembus enkripsi WhatsApp.

Meta menekankan bahwa WhatsApp menggunakan sistem End-to-End Encryption (E2EE). Artinya, pesan hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerima. Tidak ada alat pihak ketiga yang bisa menembus proteksi ini tanpa akses fisik ke perangkat atau kode verifikasi.

Berikut adalah ulasan mengenai bahaya Social Spy WhatsApp dan langkah-langkah untuk melindungi diri.

Apa Itu Social Spy WhatsApp?

Social Spy WhatsApp bukanlah aplikasi resmi, melainkan sebuah situs web yang mengklaim bisa meretas akun WhatsApp. Cara kerjanya biasanya melibatkan permintaan kepada pengguna untuk memasukkan nomor telepon tujuan, diikuti dengan proses "pemindaian" palsu. Setelah itu, pengguna sering diminta menyelesaikan survei atau mengunduh aplikasi tertentu sebagai syarat melihat hasil sadapan.

Bahaya di Balik Social Spy WhatsApp

Situs semacam ini membawa risiko besar, di antaranya:

  • Pencurian Data (Phishing): Situs ini digunakan untuk mengumpulkan nomor telepon aktif yang nantinya bisa diperjualbelikan kepada pihak ketiga atau digunakan untuk serangan spam dan penipuan.
  • Ancaman Malware dan Adware: Pengguna sering diarahkan untuk mengunduh berkas atau aplikasi yang mengandung perangkat lunak berbahaya (malware) yang dapat merusak sistem ponsel atau mencuri informasi perbankan.
  • Penipuan Survei: Banyak pengguna terjebak mengisi survei panjang yang sebenarnya merupakan cara pengelola situs untuk mendapatkan keuntungan finansial dari iklan atau langganan layanan premium tanpa izin.
     

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement