Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bedah Teknologi Dual Mode pada BYD M6, Usung Konsep Electric First

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2026 |18:48 WIB
Bedah Teknologi Dual Mode pada BYD M6, Usung Konsep Electric First
Bedah Teknologi Dual Mode pada BYD M6, Usung Konsep Electric First (Okezone)
A
A
A

TANGERANG – BYD Motor Indonesia membawa teknologi dual mode (DM) alias plug in hybrid electric vehicle (PHEV) ke pasar Tanah Air. Teknologi ini sudah disematkan pada BYD M6  DM. Lalu, apa ini teknologi DM yang dibawa BYD ke Indonesia. 

Teknologi ini hadir dalam tiga pendekatan, yakni DM-i (Dual Mode Intelligent) yang berfokus pada efisiensi, DM-p (Dual Mode Powerful) untuk performa, serta DMO (Dual Mode Off-road) yang dirancang menghadirkan kemampuan melintasi berbagai medan. Ketiganya dikembangkan guna menjawab kebutuhan mobilitas yang beragam, mulai dari penggunaan harian hingga berkendara di medan menantang.

Dual Mode menggabungkan motor listrik dan mesin pembakaran melalui sistem manajemen energi yang bekerja otomatis. Dengan konsep electric-first, motor listrik menjadi sumber penggerak utama. 

Sementara mesin hybrid berfungsi menghasilkan energi untuk baterai atau memberikan tambahan tenaga saat dibutuhkan. Perpindahan mode berlangsung otomatis sesuai kondisi jalan.

Teknologi DM ini pertama kali diperkenalkan pada 2008. Kini, teknologi tersebut terus berkembang hingga generasi kelima. DM 5.0 ini disebut hadir dengan dengan peningkatan pada efisiensi sistem hybrid, performa, pengelolaan energi, dan kenyamanan berkendara.

Di Indonesia, M6 menjadi model pertama yang mengusung teknologi tersebut. BYD M6 DM telah meraup lebih dari 4 ribu pemesanan sejak diperkenalkan.  

“Di Indonesia, kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap teknologi ini, yang tercermin dari lebih dari 4.000 pemesanan BYD M6 DM sejak diperkenalkan. Respons tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya semakin terbuka terhadap solusi mobilitas yang lebih efisien, tetapi juga memiliki ketertarikan untuk memahami teknologi yang mendasarinya,” ujar  Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, di arena GIIAS 2026, Rabu (5/8/2026). 

Platform DM-i (Dual Mode Intelligent) dikembangkan bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi energi.
Mengusung filosofi electric-first, sistem ini mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama.

Sementara mesin hybrid bekerja menghasilkan energi untuk baterai atau menambah tenaga saat diperlukan. Kolaborasi Electric Hybrid System (EHS), dan Blade Battery membuat kendaraan menghadirkan sensasi berkendara layaknya mobil listrik, namun tetap fleksibel untuk perjalanan jarak jauh. 

Salah satu komponen utamanya adalah mesin hybrid 1.5L naturally aspirated dengan efisiensi termal mencapai 46,06 persen.

Kinerja mesin dipadukan dengan Electric Hybrid System (EHS) yang mengintegrasikan motor listrik, kontrol elektronik, single-gear reducer, direct-drive clutch, dan sistem pendingin oli dalam satu unit. Integrasi ini mampu memangkas bobot dan volume sistem sekitar 30 persen sehingga penyaluran tenaga lebih efisien dan akselerasi lebih responsif. 

Pada sebagian besar kondisi berkendara, kendaraan digerakkan motor listrik.

Berdasarkan simulasi internal BYD, BYD M6 DM yang menggunakan platform DM-i mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 65 km/liter dalam simulasi perjalanan sekitar 150 kilometer dengan baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement