Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BYD Tanpa Denza di GIIAS 2026, Ada Apa?

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Rabu, 05 Agustus 2026 |15:33 WIB
BYD Tanpa Denza di GIIAS 2026, Ada Apa?
Booth BYD di GIIAS 2026. (Foto: Erha/Okezone)
A
A
A

TANGERANG - Ada yang berbeda dari booth BYD pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD. Pada pameran otomotif tahunan itu, tak ada Denza.

Denza merupakan sub brand premium BYD. Biasanya, dalam tiap pameran BYD dan Denza selalu berdampingan.

Absennya Denza dari GIIAS 2026 menjadi tanda tanya. Apakah hal ini terkait sengketa merek yang kasusnya masih bergulir?

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menegaskan absennya Denza dari GIIAS 2026 tidak terkait hal itu.

Ia mengungkapkan, pihaknya kini memiliki strategi berbeda bagi Denza untuk mendekatkan diri ke calon konsumen.

"Oh, enggak. Jadi sepenuhnya ini adalah strategi dari kami," katanya di arena GIIAS 2026, Rabu (5/8/2026).

"Ke depan kami ingin melihat bagaimana Denza ini langsung mendekatkan kepada customer-nya untuk mengeset brand positioning-nya lebih akurat lagi," tuturnya.

Ia menegaskan, nantinya Denza akan menyasar pada expo maupun kegiatan-kegiatan premium lainnya.

"Kami dalam tahap membentuk brand positioning yang lebih tinggi lagi melalui brand position di mana mendekatkan langsung kepada masyarakatnya atau target market-nya. Mudah-mudahan dalam proses strategi yang baru ini orang semakin aware bahwa Denza berada di environment sesuai dengan strategi dari market kita yaitu premium high," ucapnya.

Sebelumnya, Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi yang diajukan BYD Company Limited dalam sengketa merek “Denza” melawan WORCAS. Putusan tersebut menegaskan penerapan prinsip first to file, yaitu hak atas suatu merek diberikan kepada pihak yang lebih dahulu mendaftarkannya secara sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement