Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Toyota Kucurkan Investasi Rp64 Triliun, Pindahkan Produksi Pickup ke Pabrik AS

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Rabu, 08 Juli 2026 |17:52 WIB
Toyota Kucurkan Investasi Rp64 Triliun, Pindahkan Produksi Pickup ke Pabrik AS
Toyota Kucurkan Investasi Rp64 Triliun, Pindahkan Produksi Pickup ke Pabrik AS (Dok Carscoops)
A
A
A

JAKARTA - Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota, telah mengumumkan rencana untuk menginvestasikan USD3,6 miliar atau sekitar Rp64,4 triliun ke pabriknya di San Antonio, Amerika Serikat (AS) untuk membangun jalur perakitan kedua. Jalur ini diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2030 dan menciptakan lebih dari 2.000 lapangan kerja baru.

1. Pindahkan Produksi Pickup

Jalur perakitan baru ini akan memproduksi model pickup Tacoma. Kapasitas produksinya sekitar 150.000 unit per tahun. 

“Investasi berkelanjutan Toyota di Amerika Utara merupakan bukti kepercayaan kami pada tenaga kerja, inovasi, dan potensi pertumbuhan jangka panjang di wilayah ini," kata CEO Toyota Motors Amerika Utara, Ted Ogawa, melansir Carscoops, Rabu (8/7/2026). 

Dengan dipindahkannya produksi mid size pickup itu ke AS, perakitan di pabrik AS akan berakhir, setelah 4 tahun beroperasi. 

Luas pabrik di San Antonio akan bertambah hampir 2 kali lipat, dengan penambahan lahan 2,5 juta kaki persegi. Langkah ini akan memungkinkan Tacoma diproduksi bersamaan dengan Tundra dan Sequoia. 

"Dengan memperluas pabrik kami di San Antonio, kami memperdalam komitmen kami terhadap manufaktur Amerika, menciptakan lapangan kerja yang bermakna dan berkelanjutan, sekaligus memajukan misi kami untuk menghadirkan kendaraan berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah saat ini dan di masa mendatang,” katanya.

Sementara itu, nasib fasilitas Baja California di Meksiko masih belum jelas. Itu karena saat ini pabrik tersebut hanya memproduksi pikap. Namun, model tersebut akan tetap diproduksi hingga beberapa tahun mendatang. 

 

Toyota mengatakan tetap berkomitmen pada produksi di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Toyota juga mendorong para pejabat untuk mencapai "resolusi cepat" terhadap perjanjian perdagangan USMCA, yang baru-baru ini diputuskan oleh pemerintahan Trump untuk tidak diperpanjang.

Hal ini penting karena Toyota juga memproduksi Tacoma di pabrik Guanajuato di Meksiko. Tampaknya fasilitas tersebut tetap tidak terpengaruh oleh perkembangan terbaru ini, sehingga truk pickup masih akan diproduksi di sana. 


 

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement