JAKARTA - Sebanyak 50 unit mobil listrik Wuling New BinguoEV Lite menjadi armada Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent). Ini sebagai upaya perusahaan dalam memperkuat ekosistem armada kendaraan listrik di Indonesia.
Sebagai perusahaan penyedia transportasi korporasi, MPMRent melihat meningkatnya kebutuhan pelanggan terhadap layanan mobilitas yang tidak hanya andal dan efisien, tetapi selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Integrasi kendaraan listrik ke dalam portofolio armada menjadi salah satu bentuk adaptasi MPMRent terhadap perkembangan tren mobilitas modern. Ini juga sekaligus mendukung pelanggan korporasi yang mulai mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam kegiatan operasionalnya.
CEO MPMRent Chua Zi Yong mengatakan, kerja sama dengan Wuling Indonesia menjadi langkah penting bagi pihaknya dalam memperkuat layanan mobilitas berkelanjutan bagi pelanggan.
“Kami bangga menjadikan Wuling New BinguoEV Lite sebagai bagian dari armada kami. Kerja sama ini memperkuat komitmen MPMRent dalam menyediakan solusi mobilitas yang berkelanjutan bagi pelanggan. Ini adalah langkah awal dari perjalanan panjang kami bersama Wuling untuk membawa Indonesia menuju masa depan transportasi yang lebih hijau,” katanya, dikutip Kamis (18/6/2026).
Kerja sama ini ditandai serah terima awal 50 unit Wuling New BinguoEV Lite pada Rabu (17/6/2026).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada MPMRent atas kepercayaan yang diberikan kepada Wuling Motors. Bagi kami, pengadaan armada ini bukan sekadar hubungan bisnis, melainkan cerminan dari kemitraan strategis yang dibangun atas dasar kepercayaan, komitmen, dan tujuan bersama," tutur President Director Wuling Motors, Tang Wensheng.
Pemilihan Wuling New BinguoEV Lite ini berdasarkan efisiensi, fungsionalitas, serta kesesuaian kendaraan dengan kebutuhan operasional pelanggan korporasi.
Wuling New BinguoEV Lite dibekali baterai LFP berkapasitas 31,9 kWh. New BinguoEV Lite mampu menempuh jarak hingga 333 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Selain itu, fitur pengisian daya cepat memungkinkan pengisian baterai dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 35 menit sehingga mendukung produktivitas dan efisiensi operasional armada.
Selain itu, Wuling Indonesia dipandang sebagai salah satu pelaku penting dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia melalui berbagai produk EV yang terus berkembang.
(Erha Aprili Ramadhoni)