JAKARTA - Penjualan mobil hybrid Hyundai melonjak hingga 90 persen. Hal ini terjadi di tengah naiknya harga bahan bakar.
Melansir Carscoops, Kamis (4/6/2026), mengingat tinggi harga bahan bakar, konsumen beralih ke kendaraan hybrid bahkan EV. Hal ini sebagaimana tampak dari penjualan mobil Hyundai di pasar Amerika Serikat (AS) pada Mei 2026.
"Penjualan hybrid melonjak 90% dibandingkan tahun lalu," demikian tulis laporan tersebut.
Sonata Hybrid menjadi model naik dengan kenaikan paling pesat hingga 250%. Sementara penjualan model hybrid lainnya, seperti Santa Fe (30%), Elantra (29%), dan Tucson (10%) hybrid juga naik.
Sementara itu, mobil listrik juga sedikit pulih setelah penghapusan kredit pajak federal tahun lalu. Dampaknya, penjualan Ioniq 5 melonjak 28% menjadi 5.002 unit. Penjualan model ini naik 16% sepanjang tahun ini dengan total 18.395 unit terdistribusi ke konsumen.
Ioniq 9 juga menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan 1.145 unit terjual pada Mei 2026. Angka ini memang tidak fantastis, tetapi menunjukkan peningkatan 279% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara keseluruhan, penjualan Hyundai naik 3% menjadi 87.468 unit. Hal ini sebagian besar disebabkan Tucson, yang terjual 20.581 unit pada Mei. Crossover ini diikuti Elantra yang naik 7% menjadi 16.819 unit. Sementara Palisade terjual membeli 13.089 unit.
Di sisi lain, ada pula model yang penjualannya anjlok. Penjualan Ioniq 6 turun 85% menjadi 176 unit pada Mei 2026.
Penjualan Santa Cruz juga anjlok 41% dan Venue turun 27%.
(Erha Aprili Ramadhoni)