Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjualan Motor April 2026 Tembus 520 Ribu Unit, Naik 16%

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Sabtu, 16 Mei 2026 |07:05 WIB
Penjualan Motor April 2026 Tembus 520 Ribu Unit, Naik 16%
Penjualan Motor April 2026 Tembus 520 Ribu Unit, Naik 16% (Ilustrasi/Okezone/Erha A Ramadhoni)
A
A
A

JAKARTA - Penjualan motor di Indonesia pada April 2026 mencapai 520.972 unit. Jumlah itu naik 16,04% dibandingkan Maret 2026, yang mencapai 448.974 unit. 

Hal ini berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), dikutip Jumat (15/5/2026). Secara total, sepanjang Januari-April 2026, penjualan motor nasional sebanyak 2.135.063 unit. Jumlah ini naik tipis 2,16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.089.953 unit. 

Namun, data tersebut tidak mengungkap penjualan dari tiap produsen. Data penjualan berdasarkan model motor juga tidak diungkap. 

Di sisi lain, ekspor utuh completely build up (CBU) sepeda motor pada April 2026 mencapai 32.321 unit. Jumlah itu naik dibandingkan Maret 2026 sebanyak 48.970 unit.  Total sepanjang Januari-April 2026, ekspor sepeda motor CBU mencapai 211.903 unit. 

Sementara ekspor dalam kondisi terurai (completely knocked down/CKD) pada April 2026 sebanyak 723.220 unit. Jumlah itu naik tajam dibandingkan Maret 2026 sebanyak 488.279 unit. Sepanjang Januari-April 2026, total ekspor sepeda motor CKD tembus 2.521.778 unit. 

Sebelumnya, AISI optimis dengan proyeksi pasar sepeda motor domestik pada 2026 akan tetap stabil di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. Ini sama dengan proyeksi tahun lalu.

"Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit," kata Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala, pada Januari lalu.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement