"Ini kan kendaraan EV nanti. Yang mahal itu baterainya, jadi masih akan dihitung lagi. Di situ peran koperasi masuk, bisa memfasilitasi mereka (masyarakat pedesaan). Mereka juga bisa mencicil mobil-mobilnya," ucapnya.
Saat ini, Inkud mengklaim telah menaungi lebih dari 13 juta anggota di berbagai wilayah Indonesia. Di tahap awal, mobil rakyat diharapkan bisa diserap setidaknya satu juta dari total anggota koperasi.
(Erha Aprili Ramadhoni)