Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ratusan Ribu Unit di Korsel Kena Recall, Hyundai Indonesia Tunggu Informasi Pusat

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Kamis, 21 Maret 2024 |15:10 WIB
Ratusan Ribu Unit di Korsel Kena Recall, Hyundai Indonesia Tunggu Informasi Pusat
Hyundai Indonesia tunggu informasi pusat terkait kabar ratusan ribu mobil kena recall di Korsel. (Okezone/Erha)
A
A
A

JAKARTA Hyundai melakukan penarikan kembali (recall) terhadap ratusan ribu mobil listrik. Mobil itu ditarik karena adanya masalah pada sistem pengisian daya sehingga menyebabkan pengecasan baterai tak maksimal.

Melansir Electrek, Kamis (21/3/2024), total mobil listrik yang terdampak sekitar 170.000 unit. Itu terdiri dari 113.916 unit dari Hyundai dan 56.016 dari Kia. Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 lansiran 2022-2023 terdampak hal tersebut, sementara Ioniq 6 keluaran 2023 dalam penyelidikan.

Lantas, apakah itu berdampak pada Ioniq 5 dan Ioniq 6 yang beredar di Indonesia? Diketahui, Ioniq 5 sudah dirakit lokal di Cikarang, Jawa Barat. Sementara Ioniq 6 masih diimpor utuh dari Korea Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan recall dari prinsipal.

“Kalau recall ini belum ada berita resminya dari kami HMID, jadi ditunggu saja. Kami juga masih menunggu pemberitahuan resmi dari HMC,” kata Frans di Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024).

Karena itu, Frans menegaskan, HMID belum berani mengeluarkan surat pemberitahuan kepada sleuruh pemilik Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 di Indonesia. Itu lantaran belum ada laporan mengenai masalah tersebut.

“Sampai sekarang kami belum terima kabar, apakah di Indonesia itu sudah terima, sudah ada imbas, atau termasuk dalam recall tersebut kami juga belum mengetahui. Nanti kalau sudah ada berita resminya baru kami bisa berikan,” ujarnya.

Frans pun meminta pemilik Ioniq 5 tak perlu khawatir. Ia memastikan pihaknya akan segera memberi informasi jika terdapat masalah dan bakal diperbaikinya.

“Hyundai Ioniq 5 itu diperkenalkan di Indonesia itu 2022, masih masa warranty. Ioniq 6 juga sama, baru kita perkenalkan Agustus 2023. Jadi semua masih dalam masa garansi kendaraan. Baterainya masih lebih lama lagi. Dont worry untuk konsumen kita. Kami akan take care kalau ada hal-hal seperti itu,” kata Frans.

Permasalahan pada perangkat lunak atau software pada ICCU dikhawatirkan mempengaruhi suplai daya ke baterai. Ini berdampak mobil tak dapat dicas atau kehilangan daya saat mobil dikendarai.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement