Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Memasuki Musim Hujan, Apa yang Harus Dicek Pada Motor

Redaksi , Jurnalis-Sabtu, 04 November 2023 |21:46 WIB
Memasuki Musim Hujan, Apa yang Harus Dicek Pada Motor
Ilustrasi motor. (Doc. Freepik)
A
A
A

 

JAKARTA - Ketika memasuki musim hujan, penting untuk merawat dan memeriksa sepeda motor secara cermat. Selain membersihkannya, perhatikan juga area mesin dan sekitarnya.

Langkah ini penting guna menjaga aspek-aspek ini mesin yang sangat penting, karena ketika diabaikan, motor bisa mengalami masalah seperti mati mendadak atau kesulitan dalam menyalakannya, yang tentunya akan menyulitkan.

Berikut apa saja yang harus dicek pada motor saat memasuki musim hujan, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (4/11/2023), simak ulasannya berikut ini.

1. Filter Udara

Filter yang tercemar dan lembab dapat menghambat aliran udara ke dalam ruang bakar, padahal udara sangat penting selama proses pembakaran.

Keadaan filter udara yang kotor atau lembab akan mengakibatkan penurunan kinerja mesin dan mengakibatkan motor menjadi lebih sulit untuk ditarik. Pastikan untuk memeriksa kondisi filter udara secara berkala dan menggantinya sesuai dengan jadwal penggantian yang ditentukan.

2. Karet Seal Tangki Bahan Bakar

Hal ini berlaku terutama untuk sepeda motor tipe sport dan matic besar yang memiliki posisi penutup tangki di luar jok.

Kondisi karet seal yang sudah kering atau retak-retak dapat meningkatkan risiko air hujan masuk ke dalam tangki bahan bakar.

Apabila hal ini terjadi, air dapat mencampur dengan bensin dan mengganggu kinerja mesin. Oleh karena itu, periksalah keadaan karet seal, dan jika sudah mengalami keausan, sebaiknya menggantinya dengan yang baru.

3. Busi dan Tutup Busi

Periksa keadaan busi dan penutupnya dengan cermat. Tutup busi yang tidak kencang dapat menyebabkan air masuk ke dalam sistem pengapian, yang mungkin mengakibatkan mesin mati secara mendadak. 

Lakukan pemeriksaan visual terhadap kedua komponen ini, dan segera gantilah jika Anda melihat tanda-tanda keausan.

4. Pengereman

Pastikan bahwa sistem pengereman berada dalam kondisi yang baik. Periksa kampas rem dan volume minyak rem untuk memastikan kinerja sistem pengereman tetap optimal. Jika kampas rem sudah menunjukkan tanda-tanda keausan, segera gantilah. 

5. Roda dan Bearing

Pastikan bahwa kedalaman alur pada ban roda masih berada dalam batas yang aman. Anda dapat melakukan pemeriksaan dengan menggunakan indikator keausan ban (Tread Wear Indicator, TWI).

Hindari mengemudikan kendaraan dengan ban yang sudah aus, karena daya cengkramannya pada jalan akan berkurang, terutama saat kondisi hujan di mana jalan akan menjadi lebih licin.

Selain itu, pastikan bahwa bearing dalam keadaan baik. Bearing yang telah mengalami keausan akan menyebabkan roda menjadi tidak stabil atau bergetar.

Keadaan ini dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan saat berkendara, dan berpotensi membuat kendaraan lebih sulit untuk dikendalikan.

6. Kelistrikan

Pastikan semua bagian sistem listrik dalam keadaan baik dan terlindungi dari kemungkinan air masuk.

Prioritasnya adalah memastikan lampu utama dan lampu rem berfungsi dengan baik. Ketika hujan turun, jarak pandangan dapat sangat terbatas, sehingga pencahayaan yang optimal sangat diperlukan untuk melihat kondisi jalan di depan dan memberikan sinyal kepada pengendara lain tentang keberadaan kendaraan Anda di sekitarnya.

7. Rantai Roda

Lakukan pemeriksaan ketegangan rantai sesuai dengan petunjuk yang tertera dalam buku panduan pemilik sepeda motor.

Selain itu, penting untuk mengingat untuk melumasi rantai motor lebih frekuensinya karena air hujan yang bersifat asam dapat menyebabkan rantai mengalami karat.


Viranika Tria Anggraini

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement