Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Tanda Transmisi Mobil Bermasalah

Redaksi , Jurnalis-Jum'at, 06 Oktober 2023 |21:49 WIB
10 Tanda Transmisi Mobil Bermasalah
Tanda transmisi mobil bermasalah. (doc. Freepik)
A
A
A

6. Kebocoran cairan transmisi

Keberadaan kebocoran cairan transmisi adalah salah satu masalah dalam transmisi yang paling mudah terdeteksi. Cairan transmisi pada mobil otomatis memiliki peran yang sangat penting dalam proses perpindahan gigi, sehingga bahkan kebocoran kecil pada sistem transmisi otomatis dapat menghasilkan masalah yang serius.

Biasanya, cairan transmisi pada mobil otomatis memiliki warna merah terang, bersih, dan aroma yang agak manis. Tanda-tanda bahwa oli transmisi perlu segera diganti adalah jika warnanya menjadi gelap dan berbau terbakar.

7. Suara dengungan sistem transmisi

Awalnya, suara berdengung ini mirip dengan suara yang berasal dari mesin. Tetapi seiring berjalannya waktu, suara tersebut menjadi lebih keras dengan munculnya suara yang mirip dengan benda-benda tumpul yang beradu.

Suara ini berasal dari berbagai komponen dalam sistem transmisi yang saling bertabrakan karena pergerakannya terhalang oleh kurangnya dorongan dari oli transmisi yang cukup kuat.

8. Mobil terasa bergetar

Ada beberapa alasan mengapa mobil Anda mungkin mengalami getaran. Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, getaran dapat disebabkan oleh masalah pada mesin atau transmisi. Anda perlu memeriksa bagian kampas kopling mobil Anda, karena masalah ini mungkin berasal dari kondisi ausnya kampas kopling, yang dapat mengakibatkan ketidakrataan permukaan kampas kopling.

9. Bau terbakar

Hal ini disebabkan oleh kondisi transmisi yang mengalami overheating, sehingga memerlukan pelumas tambahan. Fungsi pelumas sebenarnya bukan hanya untuk membantu melancarkan pergerakan komponen, melainkan juga untuk menjaga stabilitas suhu komponen yang terkena pelumas tersebut.

Beberapa kendaraan bahkan dilengkapi dengan mini radiator khusus untuk transmisi yang bertugas untuk mendinginkan pelumas.

Umumnya, bau terbakarnya pelumas menandakan bahwa transmisi mengalami panas berlebihan, yang bisa disebabkan oleh berkurangnya volume pelumas transmisi, baik karena kebocoran atau karena pelumas tersebut telah terkontaminasi dan menjadi kotor.

10. Nyala indikator check engine

Menghidupkan indikator "check engine" adalah salah satu cara paling awal untuk memberi tahu adanya potensi kerusakan dalam sistem transmisi.

Namun, penting untuk diingat bahwa lampu "check engine" ini juga bisa menunjukkan masalah pada komponen lain yang tidak terkait dengan transmisi. Oleh karena itu, ketika lampu indikator ink menyala, tidak seharusnya segera menyalahkan transmisi sebagai penyebabnya.

 Viranika Tria Anggraini

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement