Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Tips Seberangi Rel Kereta dengan Mobil Hybrid

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Jum'at, 08 Mei 2026 |20:15 WIB
6 Tips Seberangi Rel Kereta dengan Mobil Hybrid
6 Tips Seberangi Rel Kereta dengan Mobil Hybrid (Ilustrasi/Okezone/Erha A Ramadhoni)
A
A
A

JAKARTA - Melintasi rel kereta api bisa menjadi momok bagi pengemudi. Pasalnya, mesin mobil bisa mati saat melintasi rel, yang \sering dikaitkan dengan medan magnet di rel. 

Menurut Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian LIPI, rel kereta memang memiliki emisi elektromagnetik karena adanya kabel penghantar arus listrik yang terpasang di dalamnya. 

Sayangnya, kabel tersebut sering tidak kompatibel dengan sistem elektronik mesin mobil. Hal ini terutama ketika kereta api mendekati dalam radius sekitar 600 meter.

Karena itu, saat melintasi rel kereta api, perlu lebih waspada, baik saat mengemudi mobil bensin, hybrid, hingga listrik. 

Sebelum melintas, pastikan kondisi aman, palang pintu perlintasan terbuka, dan jangan panik saat melindasi lintasan kereta api. Jangan pernah menerobos perlintasan kereta. Sistem transmisi otomatis milik Hybrid EV Toyota tidak akan mengalami kesulitan saat melintasi rel. Cukup posisikan tuas di D, pengemudi tinggal mengatur kecepatan lewat injakan pedal rem dan menambah tenaga jika kurang dengan menginjak pedal gas.

Ada kekhawatiran mobil mogok ketika melewati rel dengan hanya memanfaatkan motor listrik. Selama kapasitas baterai aman, tidak ada risiko mobil mati ketika berada di Mode EV. Apalagi mobil hybrid memiliki sistem pengisian langsung dari mesin bensin yang membuatnya tidak mungkin kehabisan daya listrik.

Berikut sejumlah tips aman melintasi rel kereta api dengan mobil hybrid: 

1. Perhatikan Kondisi Lintasan Rel Kereta

Sebaiknya berhenti sesaat sebelum rel untuk menengok ke kiri-kanan. Perhatikan kondisi rel dengan permukaan jalan, apakah diagonal, selevel, berlubang, licin, menurun, atau menanjak.

2. Jaga Jarak Aman

Melaju perlahan dan jaga jarak aman dengan kendaraan di depan sebagai antisipasi keadaan darurat seperti mogok. Berhentilah di depan rel sembari menunggu mobil di depan menyeberang, meskipun risikonya diklakson kendaraan lain di belakang.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement