Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

iPhone Punya Fitur Tersembunyi, Bisa Tunjukkan Aplikasi yang Lacak Pengguna

Ratu Syra Quirinno , Jurnalis-Kamis, 07 Juli 2022 |14:40 WIB
iPhone Punya Fitur Tersembunyi, Bisa Tunjukkan Aplikasi yang Lacak Pengguna
iPhone punya fitur tersembunyi, bisa tunjukkan aplikasi yang lacak pengguna (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Apple ternyata menanamkan fitur tersembunyi ke iPhone, di mana bisa melacak riwayat internet yang 'dicuri' aplikasi di perangkat pengguna.

Diolah dari Daily Star, Kamis (7/7/2022), fitur itu memungkinkan pengguna untuk mengetahui aplikasi di iPhone mana saja yang diam-diam melacak riwayat penelusuran internet.

Seorang pengguna iPhone mungkin berpikir telah menghapus riwayat penjelajahan di internet, tetapi sebenarnya data itu tidak hilang sepenuhnya.

Layaknya ponsel cerdas lainnya, iPhone dikemas penuh dengan aplikasi yang dapat melacak aktivitas penggunanya tidak hanya di Internet, tetapi juga aplikasi lain.

Dengan memberi tanda 'advertising ID' yang unik, aplikasi dapat mengawasi pergerakan online pengguna dan menayangkan iklan yang dipersonalisasi.

Mereka melakukan ini dengan membangun gambaran tentang kepribadian pengguna, gaya hidup, dan untuk apa pengguna membelanjakan uang, dan bahkan keyakinan politik.

Ada sisi gelapnya, karena banyak aplikasi sering menjual data ini ke perusahaan lain, yang berarti pengguna kehilangan privasi.

Meskipun Apple telah berusaha menjaga pelacakan penggunaan browser dengan fitur baru di Safari, aplikasi lain masih tetap dapat mengawasi pengguna.

Untungnya, ada fitur tersembunyi di iPhone yang memberikan informasi aplikasi mana saja yang melacak pengguna di Internet dan memberikan opsi untuk memblokirnya.

Bahkan ada pembaruan di iPhone yang mengharuskan pengguna memberikan izin aplikasi untuk melacak aktivitas saat pengguna membukanya.

Guna mematikan pelacakan oleh aplikasi, pengguna hanya perlu membuka menu Pengaturan iPhone lalu klik 'Privasi' dan tekan 'Pelacakan' atau 'Tracking' di bagian atas.

Ini akan memberi pengguna akses ke daftar besar aplikasi, yang semuanya mengumpulkan data tentang pengguna.

Kemudian, pengguna dapat mengkliknya untuk menonaktifkan pelacakan pada masing-masing aplikasi, atau bahkan menekan tombol yang menonaktifkan pelacakan iklan untuk semua aplikasi.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement