Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peneliti Ungkap Angka Kelahiran Global Anjlok Setelah Adopsi Luas Smartphone

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2026 |11:51 WIB
Peneliti Ungkap Angka Kelahiran Global Anjlok Setelah Adopsi Luas Smartphone
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA – Smartphone dan melemahnya hubungan tatap muka diduga berkontribusi pada penurunan angka kelahiran secara global, khususnya di kalangan anak muda, menurut laporan Financial Times, mengutip para peneliti dan data demografis.

Analisis yang mencakup catatan populasi dan data pencarian Google menemukan bahwa angka kelahiran menurun tajam di berbagai negara setelah adopsi smartphone secara luas, terlepas dari tren demografis sebelumnya, menurut laporan media tersebut pada Sabtu (16/5/2026).

FT mengutip Jesus Fernandez-Villaverde, seorang profesor ekonomi di Universitas Pennsylvania dan peneliti perubahan demografis, yang menggambarkan penurunan angka kelahiran sebagai "pertanyaan besar zaman kita." Ia berpendapat bahwa banyak masalah ekonomi dan sosial saat ini merupakan "dampak lanjutan" dari penurunan angka kelahiran.

Menurut laporan tersebut, para peneliti semakin mengaitkan penggunaan smartphone dan media sosial yang berlebihan, serta hubungan tatap muka yang lebih lemah, dengan penurunan angka kelahiran di berbagai negara di dunia, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, Brasil, dan Korea Selatan.

FT mengutip sebuah makalah baru-baru ini karya Nathan Hudson dan Hernan Moscoso-Boedo dari Universitas Cincinnati yang meneliti angka kelahiran selama peluncuran jaringan seluler 4G di AS dan Inggris.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement