JAKARTA - Setiap tahun, pemerintah di seluruh dunia meminta Google untuk menghapus konten dari banyak platformnya di web. Alasannya mulai dari keamanan nasional, pencemaran nama baik, hak cipta, hingga penipuan.
Dilansir dari PCMag, Kamis (3/2/2022), namun negara mana yang paling banyak mengajukan permintaan? perusahaan VPN yang berbasi di Belanda, Surfshark meliris laporan terbarunya.
Menurut Surfshark, Rusia mengajukan 123.606 permintaan penghapusan konten selama dekade terakhir, pada periode 2020 saja Negeri Beruang Merah permintaannya hingga 31.384.
Total pengajuan tersebut, menjadikannya sebagai pemohon penghapusan konten terbesar di dunia. Alasan paling umum yang disebutkan termasuk dalam kategori keamanan nasional dan hak cipta.
Setiap negara lain tidak ada artinya dibandingkan dengan Rusia, dengan Turki di posisi kedua hanya membuat 14.231 permintaan, dan urutan ketiga India dengan 9.899 permintaan.