Salah satu senjata yang dipersiapkan Hyundai adalah pemanfaatan konten lokal hingga 40 persen, sehingga mendapat keringanan bea. "Hyundai secara aktif akan terus mendengarkan serta menanggapi setiap harapan dan kebijakan, untuk terus berkontrtibusi terhadap komunitas ASEAN," ujar Executive Vice Chairman Hyundai Motor Group, Chung Euisun.
Pabrik tersebut akan memiliki fasilitas stamping, pengelasan, pengecatan, hingga perakitan unit kendaraan. Hyundai memperkirakan dapat membuka kesempatan 23.000 lapangan kerja baru baik secara langsung maupun dengan kolaborasi dengan pemasok suku cadang lokal.

Potensi pasar kendaraaan di Indonesia sendiri tahun lalu tercatat sebesar 1,1 juta unit. Sedangkan pasar otomotif di kawasan Asia Tenggara secara total terekam sebesar 3,16 juta unit pada 2017, serta diprediksi meningkat hingga 4,49 juta unit pada 2026 mendatang.
(Mufrod)