Produsen asal Korea Selatan itu juga menyatakan airbag tetap akan bekerja meski tidak ada penumpang yang menemani pengemudi di kabin bagian depan. Perangkat itu kemudian dapat melindungi pengemudi dari potensi benturan terhadap objek yang terletak pada sisi penumpang.
Pengembangan airbag tersebut juga disertai dengan adanya teknologi pengurangan bobot perangkat, serta penambahan perangkat penunjang bernama tether untuk mengoptimalkan kinerja airbag. Nantinya, bobot airbag keluaran Hyundai ditargetkan bisa lebih 500 gram lebih ringan dari kompetitor.

Hyundai belum mengeluarkan perkiraan resmi terkait penerapan teknologi perangkat airbag tambahan anyar ini. Namun, rencananya perangkat ini akan tersedia dalam seluruh model keluaran Hyundai di masa mendatang.
(Mufrod)