JAKARTA - BYD menghadirkan teknologi baru di Indonesia lewat baterai generasi terbaru dan teknologi isi daya flash charging. Teknologi flash charging itu dapat mengisi daya hingga 70 persen dalam waktu 5 menit dan hingga penuh dalam waktu 9 menit.
Pada mobil listrik, baterai dan sistem pengisian daya merupakan hal penting. Kedua hal ini kerap menjadi pertimbangan konsumen.
Vice President of BYD Co, Ltd. and General Manager of BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, menegaskan pengenalan kedua inovasi ini di Indonesia merupakan bagian dari upaya BYD untuk memperluas akses konsumen terhadap kemajuan teknologi global, khususnya di pasar strategis seperti Indonesia.
“Melalui Blade Battery generasi kedua dan flash charging, kami terus mendorong batas kemampuan teknologi kendaraan listrik untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin praktis dan nyaman," katanya di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
"Pengenalan teknologi ini di Indonesia merupakan bagian dari komitmen kami untuk membawa kemajuan teknologi global BYD lebih dekat kepada konsumen Indonesia,” ujar Liu.
Dalam pengembangan Blade Battery generasi kedua, BYD memadukan kemajuan dalam hal kepadatan energi, efisiensi transfer ion, dan manajemen termal ke dalam satu desain terintegrasi. Hal ini demi pengisian daya lebih cepat, jarak tempuh lebih jauh, dan tingkat keselamatan ekstra.
Pada baterai generasi terbaru ini, tingkat kepadatan energi diklaim meningkat 5%, sekaligus dapat mempercepat pengisian daya.
Sementara itu, flash charging dirancang untuk pengisian daya yang sangat cepat. Sistem ini menawarkan daya pengisian hingga 1.500 kW melalui satu konektor tunggal dan mengusung desain overhead berbentuk huruf T.
Sistem ini memungkinkan kendaraan yang kompatibel untuk mengisi daya dari 10% hingga 70% dalam waktu sekitar lima menit, serta hingga kapasitas penuh atau 97% dalam waktu sekitar sembilan menit pada kondisi suhu normal.