JAKARTA - Satu tahun sudah Suzuki Fronx mengaspal di Indonesia. Sejak meluncur pada 28 Mei 2026, berapa penjualan Suzuki Fronx?
Pada periode Juni 2025 hingga Mei 2026, penjualan ritel (diler ke konsumen) Suzuki Fronx tercatat sebanyak 14.000 unit. Capaian tersebut membuat Fronx mendominasi pangsa pasar pada segmen SUV two row compact.
"Berkat kepercayaan pelanggan, Suzuki Fronx diserap dengan baik hingga sanggup mendominasi pangsa pasar sebesar 35% pada segmen SUV 2 row compact hanya dalam satu tahun pertama," ujar Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, dikutip Selasa (14/7/2026).
Dari total penjualan tersebut, varian SGX menjadi favorit dengan porsi 52%. Varian GX berada di urutan berikutnya dengan porsi 27% dan GL 21%.
Jika melihat data tersebut, 79% konsumen memilih varian yang telah dilengkapi teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Fronx sendiri menjadi model ke-4 bagi Suzuki di Indonesia yang telah dilengkapi sistem ramah lingkungan sekaligus penunjang efisiensi mesin tersebut.
Suzuki Fronx diproduksi dirakit di pabrik Suzuki Karawang, Jawa Barat. Proses produksi menyerap investasi, rantai pasok komponen lokal, serta tenaga kerja dari dalam negeri.
Sementara itu, Suzuki Fronx juga memberikan kontribusi terhadap kinerja ekspor Suzuki Indonesia. Dalam periode yang serupa, model global ini telah mencatatkan volume ekspor completely built up (CBU) lebih dari 6.000 unit ke 6 negara tujuan, serta completely knocked down (CKD) lebih dari 4.000 unit untuk memenuhi kebutuhan pasar global.
“Adanya Suzuki Fronx sebagai salah satu lini terkini dari Suzuki bukan hanya menambah pilihan bagi konsumen, namun juga memberi manfaat bagi sektor industri nasional. Kami yakin setiap unit Suzuki Fronx yang telah diproduksi dan dimiliki pelanggan juga akan
berdampak konkret bagi banyak pihak,” tutur Donny.
(Erha Aprili Ramadhoni)