"Kita yakin, dan percayalah, 2-3 tahun ini, pasar itu akan kembali kepada posisi yang bertumbuh dengan saya yakin di atas 1 juta kembali," kata Alexander.
Teranyar, DFSK meluncurkan E5 Plus. Ini merupakan mobil plug in hybrid electric vehicle (PHEV) pertama DFSK di Indonesia.
Alexander menyebut, pihaknya meyakini Indonesia sebagai pasar menjanjikan. DFSK pun menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi setir kanan.
"Kita melihat pasar Indonesia adalah pasar yang menjanjikan untuk bisa menyerap produk kita. Kita DFSK yakin bahwa Indonesia akan menjadi dan sudah menjadi pusat dari produksi setir kanan dari DFSK untuk kita ekspor ke negara lain," tutur Alexander.
"Jadi, kesimpulannya, kami melihat bahwa pasar Indonesia itu sangat menjanjikan dalam konteks jangka panjang dan jangka menengah," ucapnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)