Atasi Polusi Udara di Jakarta, Aturan Ganjil Genap Bakal Menyasar Sepeda Motor

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Jum'at 29 September 2023 07:45 WIB
Ilustrasi motor. (Doc. Freepik)
Share :

 

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap wacana untuk menerapkan ganjil genap bagi sepeda motor pribadi. Tujuannya untuk menekan emisi yang saat ini disumbangkan oleh kendaraan bermotor.

Seperti aturan yang berlaku pada saat ini, nantinya hanya motor listrik akan bebas dari ganjil genap. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan tren penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai.

 BACA JUGA:

Seperti diketahui, aturan ini cukup efektif ketika diterapkan pada kendaraan roda empat, di mana penggunaan mobil listrik makin meningkat. Oleh sebab itu, cara ini dianggap efektif untuk mengurangi peredaran motor konvensional. 

“Ganjil genap tidak berlaku untuk yang menggunakan motor listrik maupun mobil listrik, sekarang motor masih bebas ganjil genap. Tapi, suatu saat nanti tolong dipikirkan, karena memang 67 persen emisi kendaraan bermotor menyebabkan polusi,” kata Sigit pada acara Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-68 yang disiarkan YouTube NTMC Polri.

Sebenarnya, wacana untuk menerapakan ganjil genap bagi sepeda motor sudah digodok Pemprov DKI Jakarta pada 2020 lalu. Namun, hingga saat ini kebijakan tersebut belum juga diterapkan karena besarnya jumlah kendaraan roda dua yang beredar. 

Muncul juga potensi negatif dari aturan ini, seperti meningkatnya jumlah sepeda motor untuk mengakali kebijakan tersebut, hingga pemalsuan pelat nomor. 

Untuk itu, masih perlu kajian mendalam sebelum benar-benar menerapkan regulasi tersebut.

 BACA JUGA:

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan langkah ini kurang tepat. Menurutnya, pemerintah seharusnya meningkatkan kualitas dan memperbanyak armada transportasi umum.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya