Konversi Motor Listrik Kini Bisa Kredit, Cicilannya Rp300 Ribuan per Bulan

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Senin 18 September 2023 09:48 WIB
Konversi motor listrik (Foto: Antara)
Share :

JAKARTA – Pemerintah berupaya meningkatkan penggunaan motor listrik, salah satunya dengan konversi. Oleh sebab itu, program ini masuk dalam bantuan berupa subsidi Rp7 juta tanpa syarat apa pun.

Meski mendapat subsidi Rp7 juta, biaya yang perlu dikeluarkan oleh masyarakat untuk melakukan konversi masih cukup tinggi. Pasalnya, untuk melakukan konversi motor bensin ke listrik dibutuhkan biaya kisaran Rp15-17 juta.

Tenaga Ahli Kementerian ESDM Bidang Kelistrikan, Sripeni Inten Cahyani, mengatakan saat ini pihaknya sudah menggandeng leasing atau jasa pembiayaan. Hal ini akan mempermudah masyarakat untuk melakukan konversi.

“Sudah ada cicilannya, dibawa pergi ke leasing dan bank. Tapi kalau pakai kartu kredit, bisa nol persen (bunganya). Kalau dibagi, ketemunya di angka Rp320 ribu,” kata Sripeni Inten kepada wartawan di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Namun, saat ini Kementerian ESDM bersama beberapa pelaku bengkel konversi berencana untuk menerapkan sistem sewa baterai. Nantinya, dengan bantuan subsidi Rp7 juta, maka konversi motor bisa gratis.

“Tidak menghilangkan baterai tanam. Supaya lebih luas. Supaya (seperti) kurir, ojol yang heavy user 100 km, dan dengan tukar baterai jadi kan nggak tidak nambah uang, hanya sewa bulanan, jadi nggak nambah modal,” ujar Inten.

“Hampir sama (biaya) sewa battery swap bulanan dengan charge. Terima jalan, pokoknya bawa motor bensin ke sini (bengkel konversi), keluar motor listrik. Tapi masih tunggu (aturannya berlaku),” sambungnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya