JAKARTA - Kementerian Perindustrian menggandeng sejumlah perusahaan manufaktur untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) kompeten untuk pengembangan industri kendaraan listrik.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Arus Gunawan mengungkapkan, saat ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Kerja sama tersebut dijalin dalam rangka meluncurkan SMK Pusat Keunggulan Elektrifikasi Industri Otomotif di Wilayah Jawa. Salah satu unit pendidikan vokasi milik Kemenperin adalah SMK-SMTI Yogyakarta.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri BPSDMI Kemenperin Restu Yuni Widayati mengatakan, kerja sama ini merupakan implementasi link and match antara SMK dengan industri.
Kerja sama ini memungkinkan untuk meningkatkan skill guru serta program CSR untuk mengembangkan pendidikan vokasi yang memiliki metode pembelajaran augmented reality dan animasi berbasis elektrifikasi.