Kemudian, mereka menyematkan seluruh struktur internal iPhone, di mana setengah bagian bawah menampung motherboard, sedangkan bagian atas berisi baterai.
Untuk fungsi iOS dan layar sentuh berfungsi dengan baik saat pengujian. Namun, tampilan antarmuka tidak ramah lipat, hingga mereka menginstal perangkat lunak khusus sebagai gantinya.
Dengan perangkat lunak tersebut, membuat ponsel bisa menjalankan dua aplikasi secara bersamaan. Pada bagian bawah ponsel bahkan dapat digunakan sebagai stand selfie seperti Galaxy Z Flip.
Tetapi, Tim harus membuat sejumlah modifikasi untuk memastikan perangkat tersebut berfungsi. Seperti ketika melepas satu speaker dan memasang baterai yang lebih kecil. Mereka pun membuang MagSafe serta komponen pengisian daya nirkabel.
Kabarnya, Na Yan dan tim ingin terus berinovasi untuk meningkatkan kemampuan dari iPhone lipat mereka kedepannya, serta menerima berbagai saran dari para penonton YouTube.
(Ahmad Muhajir)