Pemicu Temperatur Mesin Mobil Cepat Naik

Tangguh Yudha, Jurnalis
Senin 06 Juni 2022 12:06 WIB
Ilustrasi mobil (freepik)
Share :

3. Motor kipas bermasalah

Supaya bisa bekerja maksimal, bagian kipas pada radiator kendaraan membutuhkan motor penggerak yang akan menggerakkan baling-balingnya.

Pada kipas jenis elektrik, motor penggerak ini memiliki fungsi sangat krusial karena menjadi satu-satunya sumber pemicu gerakan baling-baling kipas.

Kalau saja motor kipas ini bermasalah, maka sudah pasti kipas tidak akan bergerak dan sistem pendinginan temperatur tidak dapat dilakukan.

4. Salah pakai air radiator

Pemilihan air radiator pun tidak bisa dilakukan sembarangan. Tidak menggunakan jenis cairan yang direkomendasikan, maka hal tersebut akan menjadi penyebab temperatur mobil naik.

Memang, kebanyakan orang awam masih belum menyadari kalau air radiator adalah cairan khusus yang tidak boleh diganti secara sembarangan.

Paling parah, ada pemilik kendaraan yang mengisi air radiator dengan air tanah, air sumur, atau air mineral biasa saat kehabisan cairan di dalam radiator.

Padahal, ketiga cairan tersebut mengandung logam dan mineral yang bisa memicu penyumbatan mesin. Karenanya, selalu pastikan membawa cairan pendingin khusus untuk berjaga-jaga.

5. Oli kotor atau rusak

Penyebab temperatur mobil naik juga bisa berasal dari oli. Untuk diketahui, oli sendiri tidak hanya sebagai pelumas mesin, tapi juga pendingin dan penyekat di dalam ruang mesin.

Kompresor AC kurang oli juga bisa membuat AC mobil menjadi panas dan pastinya mempengaruhi kinerja mesin juga. Untuk itu, ada baiknya jika mengetahui gejalanya.

Kalau salah memilih oli, misalnya memilih jenis yang kurang berkualitas, maka hal tersebut dapat meningkatkan gesekan antar logam dengan mesin sehingga menimbulkan suhu tinggi.

Ini terjadi karena oli mudah menguap saat terkena suhu panas sehingga tidak bisa melindungi mesin dari gesekan.

(Kurniawati Hasjanah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya