Melansir laman Reuters, Rabu (24/11/2021), NSO diduga terlibat dalam mengakali keamanan produk yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan ini dan menjualnya dalam bentuk alat peretasan kepada pemerintah asing.
Dalam sebuah pernyataan, NSO, mengatakan hanya menjual alatnya kepada pemerintah dan lembaga penegak hukum dan memiliki perlindungan untuk mencegah penyalahgunaan. Mereka mengatakan bahwa "ribuan nyawa" telah diselamatkan melalui penggunaan alatnya.
“Para pedofil dan teroris dapat dengan bebas beroperasi di tempat perlindungan teknologi, dan kami menyediakan perangkat yang sah kepada pemerintah untuk melawannya. NSO Group akan terus mengadvokasi kebenaran," kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan.
Dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik AS Distrik Utara California, Apple mengatakan alat NSO digunakan dalam upaya bersama pada tahun 2021 untuk menargetkan dan menyerang pelanggan Apple.
Tak hanya itu warga AS juga telah diawasi oleh spyware NSO pada perangkat seluler yang dapat dan melakukan lintas batas internasional.