JAKARTA - Fasilitas pabrik Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia di Indonesia, dirasa penting sebagai basis produksi global. Terutama dengan peluncuran model Mitsubishi Xpander Cross, yang lahir dari fasilitas produksi itu serta diekspor menuju 13 negara tujuan.
Nantinya target tujuan ekspor itu akan bertambah menjadi 40 negara, seiring pertambahan investasi yang dilakukan Mitsubishi Motors. "Total investasi yang kami kucurkan untuk Xpander Cross mencapai Rp500 Miliar," ujar CEO Mitsubishi Motors Corporation, Takao Kato.
Gelontoran dana ini digunakan untuk menggenjot kapasitas produksi secara total, khususnya model Mitsubishi Xpander dalam fasilitas pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI). "Secara total kapasaitas produksi naik jadi 220.000 unit, dengan produksi Xpander di angka 160.000 unit per tahun," ujar Kato.
Terlepas dari hilangnya salah satu negara pasar di ASEAN, dengan keputusan Mitsubishi Vietnam merakit model Xpander secara mandiri diyakini akan segera terganti dengan minat negara lain. Terutama bagi kawasan yang berpotensi jadi tujuan pengiriman Mitsubishi Xpander.