Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Chery Kini Mulai Rambah Motor Listrik, Desainnya Mirip Yamaha

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |14:56 WIB
Chery Kini Mulai Rambah Motor Listrik, Desainnya Mirip Yamaha
Chery Kini Mulai Rambah Motor Listrik, Desainnya Mirip Yamaha (Car News China)
A
A
A

JAKARTA - Produsen otomotif China, Chery, kini mulai merambah sepeda motor. Desain motor Chery tersebut mirip dengan model Yamaha. 

Melansir Car News China, Rabu (21/10/2026), Chery telah mendapatkan persetujuan untuk sebuah moped listrik yang desainnya meniru model Yamaha. Produk ini tercantum dalam katalog terbaru yang dirilis Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China. 

Moped listrik tiruan semacam ini umumnya menyasar pasar kelas bawah di China dengan harga jual sekitar USD300 atau sekitar Rp5,3 juta. Produk ini diperkirakan menjadi langkah awal Chery dalam merambah segmen kendaraan roda dua, sejalan dengan dipamerkannya sepeda motor berteknologi extended-range electric vehicle (EREV) oleh perusahaan tersebut dalam sebuah acara teknologi internal baru-baru ini.

Motor Tiruan Chery

Dokumen MIIT memperlihatkan sebuah motor listrik berdesain  dek rata yang sederhana, dilengkapi motor penggerak pada roda belakang. Tampilannya sangat mirip dengan lini motor Yamaha Vino, yang biasanya menggunakan mesin 150 cc, bukan sistem penggerak listrik (EV).

Motor listrik ini tampaknya bukan murni kreasi Chery. Hal ini mengingat model serupa telah beredar di pasar Tiongkok selama hampir dua dekade. Para produsen moped listrik—baik berskala besar maupun kecil—sudah terbiasa berbagi komponen dan bodi kendaraan, serta sering menggunakan hub motor dan baterai asam timbal untuk menekan biaya produksi.

Sepeda motor tiruan semacam ini bahkan dapat ditemukan secara daring di berbagai situs belanja China dengan harga sekitar 2.000 yuan (300 USD). Pembeli akan mendapatkan unit lengkap dengan kapasitas baterai di bawah 2 kWh, yang menawarkan jarak tempuh sekitar 50 km.

Dulu, moped listrik tiruan sempat mendominasi pasar kendaraan roda dua di China, dengan banyaknya pilihan model yang menyerupai Honda Zoomer, Yamaha Jog, hingga Vespa. Namun, kemunculan merek-merek kelas atas—seperti Niu, Segway-Ninebot (yang didukung oleh Xiaomi), dan Zeeho dari CFMOTO—telah memaksa produsen motor tiruan ini untuk lebih fokus pada segmen pasar yang lebih terjangkau.

Buka Jalan Motor EREV

Hingga saat ini, Chery belum mengumumkan harga maupun spesifikasi teknis untuk moped listrik terbarunya tersebut. Sumber-sumber dari China berspekulasi bahwa sepeda motor baru ini mungkin dapat membantu produsen otomotif tersebut beradaptasi dengan produksi kendaraan roda dua, sekaligus memanfaatkan produk berbiaya rendah untuk mengoptimalkan lini perakitan mereka.

 

Perusahaan ini telah melakukan persiapan; divisi kendaraan komersial Chery bahkan telah mendapatkan persetujuan pemerintah untuk memproduksi sepeda motor pada akhir September lalu. Mereka juga sempat memamerkan dua model sepeda motor berbasis energi baru (NEV) dalam sebuah acara teknologi di kantor pusatnya di Wuhu.

Salah satu model yang ditampilkan di bawah merek Cinnox milik Chery diklasifikasikan sebagai skuter petualang (ADV) bertenaga listrik murni, dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 150 hingga 200 km. Chery menyatakan sepeda motor ini dapat diisi dayanya menggunakan pengisi daya otomotif.  Namun, Chery belum merinci apakah sistem tersebut mendukung pengisian daya AC atau DC.

Model lainnya, "Grow C3", merupakan sepeda motor dengan teknologi EREV—yang disebut oleh Chery sebagai sepeda motor cruise  cerdas berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan jangkauan yang diperluas pertama di dunia". Perusahaan memposisikan kendaraan ini sebagai pendamping kegiatan berkemah yang dilengkapi dengan fitur vehicle-to-load (V2L), yang diklaim mampu menggantikan peran generator listrik.

Pasar otomotif China kini mulai mencapai titik jenuh dengan adanya indikasi kelebihan kapasitas. Namun, pasar kendaraan roda dua di negara tersebut masih memiliki ruang untuk tumbuh, dan peralihan ke teknologi NEV dapat membuka peluang keuntungan baru bagi para produsen otomotif.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement