Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satu Lagi Brand China Masuk Indonesia, Langsung Pasarkan 2 Mobil Listrik

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Minggu, 02 Agustus 2026 |11:39 WIB
Satu Lagi Brand China Masuk Indonesia, Langsung Pasarkan 2 Mobil Listrik
Satu Lagi Brand China Masuk Indonesia, Langsung Pasarkan 2 Mobil Listrik (Okezone/Erha A Ramadhoni)
A
A
A

TANGERANG - Satu lagi brand asal China yang masuk pasar otomotif Indonesia. Leapmotor resmi debut di Tanah Air pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD Tangerang, Banten. 

1. Leapmotor Masuk Indonesia

Leapmotor masuk ke Indonesia melalui kerjasama dengan PT Indomobil National Distributor, yang berada di bawah naungan Indomobil Group. Leapmotor pun menjadi brand ketiga Stellantis di Indonesia, yang bekerja sama dengan Indomobil, setelah Citroen dan Jeep. 

Pada debutnya di GIIAS 2026, Leapmotor Indonesia langsung meluncurkan dua model. Keduanya adalah mobil listrik, yaitu Leapmotor B10 dan C10. 

Selama GIIAS 2026, Leapmotor B10 dibanderol Rp449  dan C10 dibanderol Rp598 juta. Harga tersebut berstatus on the road (OTR) Jakarta. 

Leapmotor B10 di GIIAS 2026 (Okezone/Erha A Ramadhoni)
Leapmotor B10 di GIIAS 2026 (Okezone/Erha A Ramadhoni)

Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, menjelaskan hadirnya Leapmotor C10 di Indonesia bukan sekadar menambah pilihan di segmen kendaraan listrik. Leapmotor C10 menjadi sorotan utama pihaknya di GIIAS 2026.

"Melalui filosofi Human-Centric Tech, Leapmotor C10 memadukan rekayasa sasis khas Eropa dari Stellantis, kabin yang senyap, serta standar keselamatan bintang lima E-NCAP," ujarnya di arena GIIAS 2026, dikutip Minggu (2/8/2026).

"Kami optimistis Leapmotor C10 akan menjadi pilihan ideal bagi konsumen Indonesia yang mencari SUV listrik premium dengan kualitas global dan teknologi yang benar-benar berpusat pada manusia," tuturnya. 

2. Spesifikasi Leapmotor C10

Leapmotor C10 dibangun di atas sasis terintegrasi melalui Cell-to-Chassis (CTC 2.0). Teknologi ini mengintegrasikan paket baterai secara langsung ke dalam struktur sasis kendaraan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang, sehingga menghadirkan kabin yang lebih lega bagi penumpang, tetapi juga memperkuat struktur kendaraan. 

 

Melalui arsitektur tersebut, Leapmotor C10 diklaim mampu menghadirkan torsional rigidity luar biasa sebesar 42.500 Nm/degree yang setara dengan standar SUV premium Eropa. 

Leapmotor C10 dibekali baterai LFP berkapasitas 69,9 kWh yang terintegrasi ke dalam sasis. Motor listrik yang menggerakkan roda belakang menghasilkan tenaga 165 kW dan torsi hingga 360 Nm. 

Untuk jarak tempuhnya sendiri, Leapmotor C10 bisa mencapai 478 km (NEDC) dalam sekali pengisian daya.

Unutk dapur pacu hiburan, Leapmotor C10 ditenagai  Qualcomm Snapdragon 8155 Chip berbasis fitur AI. Ini disalurkan melalui dua layar pintar 14.6 inci + 10.25 inci dengan antarmuka Leap OS 4.0, konektivitas wireless penuh (Android Auto/Apple CarPlay),

Leapmotor C10 mendapatkan bintang 5 European NCAP (5-Star E-NCAP) serta perlindungan pasif 7 titik airbags. 

Untuk fitur keselamatan aktifnya, SUV listrik ini dibekali teknologi ADAS Level 2 yang didukung oleh 16 fungsi bantuan pengemudi pintar (solusi 5R1V).
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement