Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Isuzu Elf Disulap Jadi Campervan di GIIAS 2026, Jadi Tempat Tinggal Berjalan

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Kamis, 30 Juli 2026 |21:13 WIB
Isuzu Elf Disulap Jadi Campervan di GIIAS 2026, Jadi Tempat Tinggal Berjalan
Isuzu Elf Disulap Jadi Campervan di GIIAS 2026, Jadi Tempat Tinggal Berjalan
A
A
A

TANGERANG - Isuzu Elf NLR disulap menjadi campervan pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Hal ini menunjukkan kendaraan komersial dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan. 

1. Isuzu Elf Jadi Campervan

Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, menegaskan Isuzu akan terus berupaya memperlihatkan potensi luas kendaraan komersial yang dapat berkembang mengikuti kebutuhan pelanggan. 

"Melalui kehadiran Isuzu ELF NLR Campervan di GIIAS 2026, kami ingin menunjukkan kendaraan komersial Isuzu memiliki fleksibilitas aplikasi yang sangat luas. Bukan hanya menjadi kendaraan angkutan penumpang maupun logistik, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi campervan yang mendukung aktivitas perjalanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif," tutur Rian Erlangga di arena GIIAS 2026, Kamis (30/7/2026). 

"Kolaborasi bersama Delima Mandiri dan Jajago menjadi contoh bagaimana Isuzu mampu menghadirkan solusi mobilitas yang relevan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat Indonesia," ucapnya.

Ia menyebut, kolaborasi ini bisa membuka peluang untuk mendapatkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan operasional maupun gaya hidup.

Diketahui, Isuzu ELF NLR B memiliki  sasis dengan panjang 4.700 mm, Lebar 1.835 mm, dan tinggi hingga 2.205 mm. Sasis tersebut memudahkan untuk proses modifikasi karoseri.

Isuzu Elf disulap jadi campervan di GIIAS 2026
Isuzu Elf disulap jadi campervan di GIIAS 2026

“Selama proses pembuatan campervan, kami merasakan bagaimana sasis yang dimiliki Isuzu ELF NLR sangat mempermudah untuk dikreasikan sebagai campervan dan mampu memuat berbagai fasilitas yang dibutuhkan sebagai sebuah kendaraan rekreasional,” ucap Product Manager PT Delima Mandiri, Albertus Whitney. 

Kendaraan komersial itu menggendong mesin Common Rail 4JJ1-TC yang mampu menghasilkan tenaga 120 PS di putaran mesin 2.600 rpm serta torsi maksimal hingga 36 Kg.m yang bisa dicapai di putaran mesin 1.500 rpm. 

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement