JAKARTA - Ada sejumlah tips untuk menghemat konsumsi BBM saat berkendara. Hal ini agar dapat meminimalkan pengeluaran untuk bensin di saat harga BBM naik.
Diketahui, harga BBM nonsubsidi Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara harga Pertamax Green juga naik Rp4.100 menjadi Rp17.000 per liter dari harga sebelumnya Rp12.900 per liter.
Dengan naiknya harga BBM tersebut, pengemudi harus bisa menghemat konsumsi bahan bakar. Berikut 10 tips agar pengemudi bisa hemat bensin, sebagaimana dihimpun Okezone, Rabu (10/6/2026):
1. Jaga Kecepatan Stabil
Kecepatan naik-turun ekstrem membuat mesin boros. Kecepatan stabil 60–80 km/jam adalah titik efisiensi ideal. Di tol, manfaatkan cruise control agar kecepatan konstan tanpa harus sering menekan gas.
2. Rutin Periksa Tekanan Ban
Ban yang kurang angin tidak hanya membuat kendaraan sulit dikendalikan, tetapi juga membuat mesin bekerja lebih keras. Akibatnya, konsumsi bahan bakar bisa naik 3–5 persen. Karena itu, periksa tekanan ban setidaknya dua minggu sekali, terutama sebelum perjalanan jauh.
3. Gunakan Gigi Sesuai Kecepatan
Pada mobil transmisi manual, penggunaan gigi yang tidak sesuai kecepatan dapat menyebabkan mesin tersendat. Misalnya, tetap pakai gigi 2 saat melaju 50 km/jam sama seperti berlari sambil membawa beban berat.
4. Gunakan Fitur Eco Mode
Eco Mode mengatur respon gas dan transmisi agar mesin bekerja lebih hemat dengan akselerasi lembut, cocok dipakai di kota atau rute padat.
5. Hindari Akselerasi Mendadak
Menekan pedal gas terlalu dalam dapat membuat sistem injeksi menyemprotkan bahan bakar lebih banyak dari yang dibutuhkan. Selain boros, hal ini juga mempercepat keausan komponen dan meningkatkan emisi.
6. Matikan Mesin Saat Parkir Lama
Mesin yang menyala saat kendaraan diam dalam waktu lama tetap menghabiskan bensin. Jika parkir lebih dari 10 menit, matikan mesin untuk menghemat bahan bakar.
7. Kurangi Beban Berlebih di Kendaraan
Setiap 50 kg tambahan beban bisa meningkatkan konsumsi BBM sekitar 2 persen. Keluarkan barang tak penting dari bagasi secara rutin agar kendaraan tidak terbebani.
8. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi Mesin
Mesin dirancang untuk jenis bahan bakar dengan nilai oktan tertentu. Jika direkomendasikan RON 92, hindari pakai RON 88 atau 90.
9. Pilih Jalur Efisien dan Hindari Macet Panjang
Berhenti dan akselerasi berulang kali di kemacetan boros bahan bakar. Gunakan aplikasi navigasi untuk jalur lancar dan berangkat lebih awal agar terhindar macet.
10. Servis Rutin dan Ganti Oli Tepat Waktu
Oli dan filter udara yang sudah lama atau kotor dapat menurunkan efisiensi bahan bakar. Ganti oli setiap 5.000–10.000 km sesuai rekomendasi.
(Erha Aprili Ramadhoni)