Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Ketok Magic, Cara Kerja dan Bedanya dengan Bengkel Resmi

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Selasa, 09 Juni 2026 |17:52 WIB
Mengenal Ketok Magic, Cara Kerja dan Bedanya dengan Bengkel Resmi
Mengenal Ketok Magic, Cara Kerja dan Bedanya dengan Bengkel Resmi (dok laman Suzuki)
A
A
A

JAKARTA - Istilah ketok magic sudah tak asing terdengar. Lalu bagaimana cara kerjanya? Apa bedanya dengan perbaikan di bengkel resmi? 

1. Ketok Magic

Ketok magic adalah teknik perbaikan bodi mobil tradisional yang mengandalkan keahlian tangan teknisi menggunakan alat-alat sederhana seperti palu, lempengan besi (teter), dan kawat penarik.

Berbeda dengan bengkel modern yang menggunakan teknologi komputer, teknik ini sangat bergantung pada intuisi dan kepekaan pendengaran serta perasaan sang tukang terhadap material plat mobil.

Asal-usul teknik ini konon berasal dari Blitar, Jawa Timur. Hingga kini teknik tersebut masih dijaga keasliannya. 

Meski namanya mengandung unsur "magic", sebenarnya tidak ada unsur mistis di dalamnya. Keberhasilannya murni berasal dari keterampilan teknis yang tinggi.

Hasil dari pengerjaan ini sangat bergantung pada "jam terbang" tukang yang mengerjakannya. Karena itu,  kualitasnya cenderung tidak konsisten antara satu tempat dengan tempat lainnya.

2. Cara Kerja Ketok Magic

Inti dari ketok magic adalah memperbaiki panel bodi dengan teknik penarikan dan pengetokan tanpa cat ulang, selama kondisi cat asli mobil belum terkelupas atau retak. Berikut adalah tahapan kerjanya, melansir laman Suzuki, Selasa (9/6/2026): 

1. Analisis Kerusakan

Teknisi akan melihat sudut kemiringan plat yang penyok. Mereka menentukan titik tumpu di mana tekanan harus diberikan agar plat kembali ke bentuk semula tanpa merusak struktur molekul logamnya.

2. Gunakan Teter dan Palu

Alat utama yang digunakan adalah lempengan besi yang disebut "teter". Teter diletakkan di bagian dalam bodi yang penyok sebagai penahan, sementara bagian luar diketok secara perlahan dengan palu khusus. 

Suara "trek-trek" yang khas ini membantu teknisi mengetahui apakah posisi plat sudah rata atau belum.

3. Teknik Penarikan (Sliding Hammer)

Untuk bagian body yang sulit dijangkau dari dalam (seperti pilar pintu), teknisi menggunakan alat tarik. Mereka akan menempelkan kawat atau alat pengait, lalu menarik plat keluar hingga kembali presisi.

4. Finishing Tanpa Pengecatan

Jika pengerjaannya halus, body mobil akan kembali mulus tanpa perlu disemprot cat baru. Hal ini sangat menguntungkan karena menjaga keaslian cat pabrik (original paint) yang biasanya memiliki nilai jual kembali lebih tinggi.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement