Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menguasai Aspal Hijau: Dominasi Mutlak BYD di Jantung Elektrik Indonesia

Atik Untari , Jurnalis-Jum'at, 13 Februari 2026 |15:43 WIB
Menguasai Aspal Hijau: Dominasi Mutlak BYD di Jantung Elektrik Indonesia
BYD Sealion 7 Unjuk Gigi di IIMS 2025. (Foto: dok iNews Media Group/SindoNews)
A
A
A

JAKARTA – Di bawah sorotan lampu panggung Hall D, JIExpo Kemayoran, sebuah raksasa teknologi sedang memamerkan otot-ototnya. Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, BYD (Build Your Dreams) tidak sekadar hadir sebagai peserta; mereka datang sebagai penguasa mutlak.

Data terbaru Januari 2026 menjadi bukti tak terbantahkan. Saat pasar otomotif nasional tumbuh perlahan sebesar 3 persen, segmen kendaraan listrik (EV) justru melonjak tajam. Di pusaran arus hijau ini, BYD berdiri tegak dengan penguasaan pangsa pasar EV nasional yang menembus angka fantastis, 60 persen.

Kekuatan Angka yang Berbicara

Hanya dalam satu bulan di awal tahun 2026, BYD berhasil melego sekitar 5.200 unit kendaraan listrik. Angka ini melonjak hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Artinya, dari setiap 10 mobil listrik yang baru turun ke jalanan Indonesia bulan lalu, enam di antaranya berlambang BYD.

"Pertumbuhan signifikan yang dicatatkan BYD pada Januari 2026 menjadi refleksi kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan kualitas produk yang kami hadirkan," ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.

Dari 'City Car' hingga SUV Premium

Kunci dominasi BYD terletak pada portofolio produknya yang nyaris tanpa celah. Mereka tidak hanya mengincar satu segmen, melainkan mengepung pasar dari segala penjuru.

Di IIMS 2026, BYD memperkuat barisannya dengan meluncurkan dua varian strategis:

1. BYD ATTO 3 Advanced Plus: Ditujukan untuk segmen medium SUV perkotaan dengan harga kompetitif Rp415.000.000. Model ini menjadi primadona baru dengan lebih dari 60 pengunjung mengantre sesi test drive setiap harinya.

2. BYD Sealion 7 Extended: Sebuah high SUV premium yang menjawab kegelisahan "range anxiety" konsumen. Dengan baterai raksasa 91,39 kWh, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 650 km dalam sekali pengisian daya.

Eksistensi model lain seperti BYD Seal yang sporty, BYD M6 yang menjadi MPV keluarga pilihan, hingga BYD Dolphin yang lincah, memastikan bahwa apa pun kebutuhan konsumen, BYD punya jawabannya.

Dominasi BYD bukan sekadar hasil pemasaran yang agresif, melainkan buah dari kemandirian teknologi. Berbeda dengan banyak pabrikan lain, BYD mengontrol rantai pasoknya sendiri—mulai dari riset baterai, sistem penggerak, hingga manufaktur digital di Mega Factory mereka yang memiliki tingkat otomatisasi hingga 98 persen.

Bahkan, BYD telah memperkenalkan teknologi Megawatt Charging System. Bayangkan sebuah mobil listrik yang bisa diisi dayanya hingga 400 kWh hanya dalam waktu lima menit—secepat mengisi bensin di SPBU konvensional.

Lebih dari Sekadar Mobil

Bagi Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, pencapaian di Indonesia adalah bagian dari misi global "Mendinginkan Bumi sebesar 1°C". Dengan produksi global yang telah mencapai 15 juta unit NEV (New Energy Vehicle) pada tahun 2025, Indonesia menjadi pasar kunci dalam peta jalan mereka.

"Kami membawa inovasi teknologi global ke Indonesia. Integrasi sistem dari hulu ke hilir menjadi dasar kami dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman dan andal," tegas Eagle Zhao.

BYD kini bukan lagi pemain baru yang mencoba peruntungan. Mereka adalah pemimpin yang menentukan arah industri. Dengan rencana ekspansi jaringan dari wilayah Barat hingga Timur Indonesia sepanjang tahun 2026, ambisi BYD sudah jelas: memastikan setiap sudut nusantara terpapar oleh revolusi elektrik mereka.

Di tengah optimisme pasar otomotif 2026, satu hal yang pasti: dominasi BYD di Indonesia bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah standar baru dalam mobilitas berkelanjutan.

(Agustina Wulandari )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement