Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mobil Lawas Aston Martin Dikonversi Jadi Listrik, Ganteng Maksimal!

Redaksi , Jurnalis-Sabtu, 25 November 2023 |18:42 WIB
Mobil Lawas Aston Martin Dikonversi Jadi Listrik, <i>Ganteng</i> Maksimal!
Aston Martin DB6 EV. (Doc. Lunaz)
A
A
A

JAKARTA - Salah satu perusahaan aftermarket asal Inggris, Lunaz, kini membuka layanan konversi mobil konvensional ke listrik.

Terdengar biasa memang, tapi mereka mengkhususkan diri untuk jadi bengkel konversi kendaraan tua ke listrik, dan langkahnya ini langsung tuai sorotan setelah sukses menyulap mobil lawas coupe Inggris menjadi kekinian tanpa meninggalkan wajah aslinya. Yup, mobil tersebut diberi nama Aston Martin DB6 EV.

 BACA JUGA:

Melansir motor1, Sabtu (25/11/2023), mobil ini merupakan salah satu dari 1.788 mobil yang dibangun antara tahun 1965 dan 1970 saat produksi DB6 dilakukan.

Mobil grand tourer Aston Martin yang memukau ini awalnya dilengkapi dengan mesin bensin 4.0 liter yang menghasilkan daya sebesar 282 hp.

Kini, mesin bensin tersebut telah digantikan dengan motor listrik yang menghasilkan daya sebesar 375 hp. Lunaz tidak menjelaskan tipe pada baterai mobil ini, tetapi perusahaan tersebut jelas memiliki paket baterai sebesar 80-120 kWh dengan jangkauan hingga 255 mil dan mendukung pengisian cepat.

Sifat ramah lingkungan dari DB6 ini tidak hanya berasal dari konversi menjadi kendaraan listrik. Interior mobil ini juga menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan.

 BACA JUGA:

Sebagai contoh, panel depan dashboard, tuas persneling, dan pegangan kaca menggunakan bahan komposit yang dapat terurai.

Bahkan pihak Lunaz mengklaim bahwa bahan sepenuhnya alami dan dapat terkompos. Bahan ini dibuat dari cangkang telur dan kacang yang dibuang, kemudian dicampur dengan perekat yang dapat terurai.

Selain itu, bahan-bahan nabati yang dapat diperbarui digunakan untuk kain poliuretan berbasis bio yang menutupi pintu.

Tak hanya itu, pelapisan di mobil ini juga menggunakan kombinasi dari kapas daur ulang, poliester, rayon, dan nilon tanpa adanya bahan kimia yang berbahaya.

Sementara untuk aksen kulit pada kursi, langit-langit, dan pintunya menggunakan bahan dari sisa produksi sari buah apel, jus, kompot untuk minuman, dan limbah sari apel.

Pihak Lunaz juga menyebutkan pada bagian karpet menggunakan nilon yang diregenerasi untuk bagian atas dan botol plastik daur ulang untuk bagian bawah. Beberapa permukaan lainnya dilapisi dengan "kulit dengan karbon terendah di dunia".

Aston Martin DB6 EV ini dijual dengan harga yang cukup tinggi, yakni sekitar 650.000 euro atau setara dengan Rp11 Miliar.

Alvitho Devano

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement