Langkah itu justru disebutkan Carbuzz jadi upaya yang positif. Pemerintah Inggris dipastikan berhasil mempertahankan BMW Group untuk tetap berinvestasi di Inggris melalui pabrik Mini di Oxford.
Pabrik-pabrik itu juga akan tetap memproduksi mobil-mobil buatan Mini.Artinya ribuan karyawan yang ada di pabrik tersebut juga tetap bekerja seperti biasa.
Selain itu pabrik Mini di Oxford juga dipastikan akan terlibat aktif dalam proyek masa depan Mini. Salah satunya adalah produksi mobil listrik Mini. Direncanakan Pada 2030 pabrik di Oxford hanya akan memproduksi mobil listrik Mini.
"Investasi baru ini membuat kami bisa mengembanngkan fasilitas pabrik untuk model-model masa depan Mini. Ini jadi jalan awal untuk memproduksi mobil listrik murni di masa depan," ujar Milan Nedeljkovic, Member of the Board of Management of BMW AG.
Diketahui saat ini pemerintah Inggris memang direpotkan dengan kemungkinan hengkangnya berbagai produsen mobil yang kepemilikannya dipegang oleh asing.
Sebelumnya Jaguar Land Rover juga siap menutup pabrik mereka di Inggris dan memilih tempat lain jika Inggris tidak mau membantu berinvestasi.
Tata Motors yang menguasai merek Jaguar Land Rover Inggris siap hengkang jika dana bantuan tidak diberikan. Hal itu sangat tidak diinginkan oleh Inggris karena akan berdampak pada ribuan warga mereka yang akan kehilangan pekerjaan.
(Imantoko Kurniadi)