Seperti dikutip Antara, menurut pembuat mobil, ada perbedaan yang lebih besar antara panjang kabel dan panjang grommet kendaraan yang terkena dampak, menghasilkan radius tekukan yang lebih ketat untuk harness kawat dan berpotensi menyebabkan kabel patah seiring waktu.
Jika ini terjadi, lampu peringatan SRS akan terpicu dan sensor kantung udara di pintu depan sisi pengemudi tidak dapat dioperasikan.
Model Venza yang terkena dampak dibuat antara 13 Mei 2008 dan 8 Juli 2015. Toyota memperkirakan bahwa sekitar 0,5 persen kendaraan mungkin mengalami masalah kantung udara.
(Baca juga: Mitsubishi Outlander PHEV Obral Diskon hingga Rp421,7 Juta di IIMS Hybrid 2021)
(Amril Amarullah (Okezone))