JAKARTA - Permasalahan infrastruktur terhadap percepatan hadirnya kendaraan elektrifikasi yang sebelumnya menjadi kendala, kini mulai dijawab para stake holder baik PLN maupun agen pemegang merek Mitsubishi di Indonesia.
Sebanyak empat kota besar yang berada di pulau Jawa mulai mendapat fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau charging station. Diantaranya Jakarta, Tangerang, Bandung dan Bali Selatan.

Langkah penyediaan fasilitas ini turut didukung PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), sebagai salah satu produsen mobil yang kini telah memasarkan kendaraan elektrifikasi melalui Outlander PHEV.

Sebagai salah satu APM yang menawarkan kendaraan elektrifikasi, Mitsubishi menjadikan Outlander PHEV sebagai mobil pendukung dalam fasilitas SPKLU yang telah diresmikan. Dua unit Outlander PHEV menjadi kendaraan yang digunakan untuk melakukan pengisian dari fasilitas SPKLU yang diresmikan PLN.
Tak hanya itu, jajaran direksi PLN juga mencoba langsung Outlander PHEV, untuk merasakan dan menguji ketangguhan mobil ramah lingkungan tersebut di jalan ibukota Jakarta yang macet yang tentunya dengan konsumsi bahan bakar yang efisien.
"Merupakan suatu kebanggaan bagi kami di mana Outlander PHEV, yang baru kami pasarkan di Indonesia dapat menjadi bagian dari langkah pemerintah Indonesia dalam percepatan program mobil listrik berbasis baterai,” papar Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI.

Sebelumnya, PT MMKSI dan PT PLN (Persero) sudah menjalin kerjasama dalam rangka memberikan kemudahan bagi pengguna mobil listrik dengan menyediakan fasilitas home charging bagi konsumen Outlander PHEV.
Mitsubishi sendiri akan melanjutkan dukungannya terhadap kiprah pemerintah Indonesia dalam penyediaan infrasturuktur pengisian daya mobil listrik. Hal ini sejalan dengan komitmen PT MMKSI akan keberlangsungan lingkungan hidup di Indonesia yaitu melalui START NOW Project, yang menjadi landasan dalam memberikan kontribusi untuk lingkungan yang lebih baik.
(Mufrod)